Jakarta, Karosatuklik.com – PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi meluncurkan Super-One dengan harga Rp438 juta pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
“Kami juga sejak awal memosisikan Super-One bukan berkompetisi dengan harga, harga Rp438 juta ini menurut kami sangat bisa diterima dengan konsumen Indonesia yang ingin memiliki mobil EV berbeda, kata Sales and Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy di IVE BSD, Tangerang, Rabu.
Sebagai gambaran, kendaraan yang hanya hadir 100 unit ini hadir dengan platform N-Series yang dimodifikasi dan dibekali baterai berkapasitas 29,6 kWh dengan jarak tempuh hingga 274 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Dari segi performa, Honda Super-One mewarisi spirit yang dimiliki oleh City Turbo II.
Kendaraan ini, mewakili keberanian Honda dalam membuat compact car yang mengedepankan sisi ekspresif, playful dan juga fun to drive bagi pengendara dan juga penumpangnya.

Hal tersebut tertuang dari apa yang menempel pada kendaraan tersebut, mulai dari stance yang lebar, blister fender, penggunaan ban lebar, dan karakter visual yang terlihat sangat tegas.
Berbicara bahasa desain, Honda menyatakan bahwa mereka terinspirasi dari budaya anak muda di Harajuku.
Mobil ini menawarkan lima mode berkendara, yakni Econ, City, Normal, Sport, dan Boost, dengan tenaga maksimum mencapai 93 tenaga kuda saat mode Boost diaktifkan.
Untuk mempertahankan sensasi berkendara khas Honda, Super-ONE dibekali simulasi transmisi tujuh percepatan yang dipadukan dengan Active Sound Control, sehingga mampu menghadirkan sensasi perpindahan gigi dan suara layaknya mobil bermesin konvensional.
Untuk sisi keselamatan bagi pengendaranya, kendaraan ini sudah dilengkapi dengan fitur Honda Sensing yang meliputi fitur ACC with Low-Speed Follow, CMBS, RDM, AHB dan LKAS.
Honda Super-One juga sudah menyediakan fitur airbags sebanyak enam titik, serta struktur bodi G-CON + ACE juga telah disematkan sebagai perlindungan standar.
Di negeri asalnya, Jepang, Super-ONE dipasarkan dengan harga kisaran Rp390 juta.
Honda Super-One ludes di Australia, buka pemesanan untuk 2027

Hatchback listrik Honda Super-One telah habis terjual di Australia untuk kuota tahun 2026 dan kini mulai menerima pesanan untuk pengiriman pada 2027, bahkan sebelum sebagian besar konsumen melihat langsung kendaraan tersebut, apalagi melakukan uji berkendara.
Laman Drive, Kamis (20/8) waktu setempat melaporkan, hanya 125 unit Super-One yang dialokasikan untuk Australia tahun ini. Di Indonesia sendiri, mendapat kuota sebanyak 100 unit untuk tahun 2026 setelah debutnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
“Kami memiliki sekitar 125 unit yang dialokasikan untuk pengiriman kepada pelanggan dalam beberapa bulan terakhir 2026 dan unit-unit tersebut dialokasikan dalam hitungan jam setelah prapemesanan dibuka. Kami sekarang menerima pesanan untuk pengiriman pada 2027, namun kami akan terus bekerja sama dengan pabrik untuk mempercepat sebanyak mungkin pasokan,” kata juru bicara Honda Australia.
Sebagai perbandingan, di negeri kanguru BYD melaporkan 282 unit hatchback Atto 1 terjual pada Juli 2026 saja, atau 3.536 unit sejak awal tahun, dengan harga berkisar sekitar 27.000 hingga 31.000 dolar Australia (kisaran Rp341 – Rp391 juta), tergantung varian dan lokasi.
Honda menolak mengungkapkan jumlah uang muka yang telah diterima untuk Super-One di luar alokasi 2026.
Sumber dari diler menyebutkan, konsumen yang menginginkan cat dua warna yakni Boost Violet ungu dengan atap hitam, kemungkinan harus menunggu hingga pertengahan 2027, sementara pembeli yang bersedia memilih warna tunggal abu-abu, hitam, atau ungu dapat menerima kendaraan pada awal 2027.
Namun, waktu tunggu kemungkinan akan berubah seiring konsumen mengubah uang muka mereka menjadi pesanan resmi, dan produksi untuk pasar Australia telah dipastikan berlanjut hingga 2027.
Sedikitnya 7.000 minat terhadap Super-One telah tercatat hingga saat ini, dengan lebih dari 6.500 di antaranya dikumpulkan dalam beberapa bulan sebelum harga kendaraan diumumkan pada 4 Agustus.

Super-One dibanderol mulai 36.900 dolar Australia (sekitar Rp467 juta) dengan cat satu warna, atau 37.400 dolar Australia (kisaran Rp473 juta) untuk versi dua warna, dengan tingkat perlengkapan standar yang sama, termasuk layar sentuh 9,0 inci, jok sport, sistem audio premium Bose, dan pelek alloy 15 inci.
Mobil ini ditenagai motor listrik tunggal berdaya 47kW di bagian depan, yang dapat meningkatkan tenaganya menjadi 70kW melalui tombol Boost pada lingkar kemudi, dilengkapi suara mesin sintetis dan simulasi “perpindahan gigi”.
Paket baterai berkapasitas 29,6kWh diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh 206km berdasarkan pengujian laboratorium WLTP dalam kondisi kombinasi, atau 320km untuk penggunaan dalam kota saja. Sementara itu, pengisian cepat dari 10 hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu 30 menit dengan daya hingga 50kW.
Super-One akan menjadi salah satu mobil terkecil di jalanan Australia, dengan panjang 3.599mm dan lebar 1.573mm. Ukurannya sekitar 400mm lebih pendek dari ujung depan hingga belakang dan 150mm lebih sempit dibandingkan BYD Atto 1, tetapi 18mm lebih tinggi dan memiliki jarak sumbu roda 16mm lebih panjang. (R1/Ant)














Komentar