Madinah, Karosatuklik.com – Jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama yang diberangkatkan dari Indonesia pada Sabtu akan menempati hotel-hotel di lingkup sektor 1 dan 3 di Kota Madinah, Arab Saudi.
Menurut Wakil Kepala Sektor 3 Madinah Bayu Prayitno, jemaah yang tiba di Kota Madinah pada Sabtu akan ditempatkan di Taba Towers Hotel, Jewar Al Saqefah Hotel, Al Andalus Palace Hotel, dan Al Madinah Concorde Hotel di sektor 1, wilayah Markaziyah Syimaliah, serta Hayah Taibah Hotel di sektor 3, wilayah Markaziyah Janubiah.
Jemaah dalam kloter SOC 1 dan SOC 2 dari Embarkasi Solo akan menempati Taba Towers Hotel, jemaah kloter JKG 1 dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede menempati Jewar Al Saqefah Hotel.
Jemaah kloter JKS 1 dari Embarkasi Jakarta-Bekasi menempati Taba Towers Hotel, jemaah dalam kloter JKS 2 dari Embarkasi Jakarta-Bekasi menempati Al Andalus Palace Hotel, dan jemaah dalam kloter PDG 1 dari Embarkasi Padang menginap di Al Madinah Concorde Hotel.
Sementara itu, jemaah dalam kloter SUB 1 dari Embarkasi Surabaya akan menempati Hayah Taibah Hotel di wilayah Markaziyah Janubiah.
“Ada 29 hotel di Madinah yang akan dipakai jamaah haji Indonesia. Jarak terjauh hotel dari Masjid Nabawi hanya mencapai 500 meter,” kata Bayu.
Ia menjelaskan bahwa hotel-hotel yang disewa pemerintah di tiga wilayah (sektor) yang meliputi Markaziyah Syimaliah, Markaziyah Gharbiah, dan Markaziyah Janubiah bisa menampung 24.315 orang anggota jemaah haji Indonesia.
Sebanyak 358 jemaah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) sekitar pukul 09.58 waktu Arab Saudi (WAS)
Mereka disambut oleh Duta Besar Indonesia di Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Konjen RI di Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji KJRI Jeddah yang juga Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah Jasam, dan Kepala Daker Bandara Haryanto
Selama di Madinah, jemaah akan menjalani ibadah Arba’in. Yaitu, salat berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu. Masa tinggal jemaah di Madinah maksimal sembilan hari
Dubes RI di Saudi berpesan agar seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan. Meski pandemi sudah menurun, tapi jemaah tetap harus disiplin protokol kesehatan. Selain itu, kondisi saat ini di Saudi sangat panas. (R1/Tvone)
