Pemkab Karo Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Karo118 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal itu terlihat saat Pemerintah Kabupaten Karo menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.

Rapat penting ini digelar di ruang rapat Bupati Karo, Rabu (18/2/2026), dipimpin Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP mewakili Bupati, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.

Rapat strategis tungkat Kabupaten Karo tersebut membahas langkah antisipatif pengendalian inflasi daerah dengan berlandaskan empat pilar utama (4K), yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Komando Tarigan menekankan pentingnya komunikasi publik yang masif untuk mencegah kepanikan masyarakat, penguatan peran TPID, optimalisasi peran BUMD dalam rantai pasok pangan, serta penguatan kerja sama antar daerah surplus dan defisit guna menekan disparitas harga komoditas strategis.

Ia juga menekankan bahwa pengendalian inflasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Tanah Karo. Kehadiran Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Abdul Khalim, dalam rapat tersebut mempertegas komitmen kolaborasi antara pemerintah daerah dan otoritas moneter.

Langkah Strategis Pengendalian Inflasi

Bupati Karo melalui sambutannya menyampaikan sejumlah langkah konkret yang telah dan akan terus dilakukan oleh TPID Kabupaten Karo.

Pemkab Karo berkomitmen memperkuat peran TPID Kabupaten Karo dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Koordinasi lintas OPD, Bulog, BUMD, serta pelaku usaha dan UMKM akan terus kami intensifkan agar pasokan aman, distribusi lancar, dan harga tetap terjangkau.

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kami optimistis inflasi di Kabupaten Karo dapat dikendalikan dan kebutuhan masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Sejumlah langkah tersebut di antaranya:

  • Ketersediaan Pasokan: Menjamin stok komoditas pangan tetap aman untuk memenuhi kebutuhan warga.
  • Keterjangkauan Harga: Melakukan pemantauan rutin agar harga pangan tetap stabil dan terjangkau.
  • Gerakan Pangan Murah:

Mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pasar dan Sidak Pasar secara berkala.

  • Kerja Sama Antar Daerah (KAD): Memperkuat koordinasi dengan daerah lain untuk menjaga kelancaran distribusi logistik.
  • Gerakan Menanam: Mendorong masyarakat dan sektor pertanian untuk aktif dalam gerakan menanam guna kemandirian pangan tingkat rumah tangga.
  • Pengendalian inflasi di Kabupaten Karo harus memberikan makna tersendiri bagi kesejahteraan masyarakat. Kita perlu meningkatkan dampak positif dari program-program TPID agar stabilitas perekonomian daerah tetap terjaga,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan Bupati.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap seluruh anggota TPID dan stakeholder terkait dapat saling bertukar pikiran serta memberikan masukan konstruktif demi merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Rapat ditutup dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi demi kemajuan bersama di Kabupaten Karo.

Turut hadir, Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Staf Ahli Bupati Karo Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta para Asisten, Kepala OPD terkait, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo, Kepala Kansilog Kabupaten Karo, Kepala KPPN Sidikalang, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Kepala Bagian Hukum, serta Kepala Bagian Pemerintahan. (R1)