Peringati Hari Guru Nasional 2025 : Bupati Karo Tegaskan Tidak Ada “Indonesia Kuat” Tanpa “Guru Hebat”

Karo3492 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes menjadi Pembina Upacara dalam Memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2025 di SMA Negeri 1 Berastagi, Jalan Letjen Djamin Ginting Berastagi, Selasa (25/11/2025).

Pada amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang dibacakan oleh Bupati Karo menegaskan tugas mulia yang diemban oleh guru meliputi : Tugas Mencerdaskan, Membentuk Karakter, dan menjaga masa depan Indonesia.

Adapun tema yang diangkat pada Hari Guru Nasional Tahun 2025 ini adalah Guru Hebat, Indonesia Kuat.
“Kami percaya, bahwa tidak ada “Indonesia Kuat” tanpa “Guru Hebat”

Menteri Mu’ti mengungkapkan, bahwa pemerintah menyadari berbagai insentif dan tunjangan untuk guru belum sebagaimana yang diharapkan. Tetapi, ucap Menteri Mu’ti, Pemerintah berkomitmen untuk berbuat yang lebih baik.

“Tahun 2026, kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa dibuka untuk 150.000 guru. Tunjangan guru honorer dinaikkan dari Rp 300.000 menjadi Rp 400.000.

“Tugas administratif guru dikurangi, kewajiban mengajar tidak mutlak 24 jam, ada satu hari belajar guru dalam sepekan,” katanya.

Kebijakan tersebut dimaksudkan agar guru dapat lebih fokus melaksanakan tugas utama sebagai pendidik profesional, melaksanakan tugas pembelajaran, membimbing, dan meningkatkan kualitas diri,” lanjut Menteri Mu’ti.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan dukungan serta apresiasi terhadap pelayanan dan perlindungan untuk guru.

Guru di era digital, tantangan dan peran negara

\

Menteri Mu’ti mengungkapkan bahwa di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material.

Ia menambahkan, bahwa Guru juga dihadapkan pada tantangan sosial, budaya, moral, politik, tuntutan masyarakat yang kian tinggi, dan apresiasi yang rendah.

“Ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum. Kondisi demikian harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid,” tegasnya.

Untuk melindungi para guru, ujar Menteri Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam amanatnya Bupati Antonius Ginting mengajak para guru untuk menjadikan Hari Guru Nasional 2025 ini sebagai Momentum untuk memperbaharui janji kita kepada bangsa: Guru Mendidik Dengan Hati dan Mengabdi Tanpa Henti, serta menekankan siswa siswi untuk menghormati para guru.

Ikut serta dalam memperingati Hari Guru di SMAN 1 Berastagi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah IV Sumatera Utara, Salman, S.Sos, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, Dr. Drs Eddi Surianta Surbakti, MPd, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Karo, Leonard Bastian Girsang, S.STP., M.Si, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Berastagi, Deni Tarigan, S.Pd, dan seluruh siswa siswi SMAN 01 Berastagi. (R1)