Polres-Pemkab Karo Panen Raya Jagung 6,9 Ton Per Hektare, Bupati Antonius Ginting: Lampaui Rata-rata Provinsi dan Nasional

Karo3630 Dilihat

Tigabinanga, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menyatakan dukungannya terhadap upaya sinergis memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Panen Raya Jagung Gugus Tugas Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan yang digelar di Tigabinanga, Senin (2/6/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn) DR. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes di wakili Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP, Wakapolres, Kompol Zulham, SH, S.Kom, MH, MM, perwakilan Dandim 0205/TK, sejumlah Kepala OPD terkait serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Bupati Karo, yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga ketersediaan dan kedaulatan pangan di tengah tantangan global.

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Pemerintah Kabupaten Karo mendukung penuh kebijakan nasional dengan menjadikan sektor pangan sebagai agenda prioritas dalam pembangunan daerah,” demikian disampaikan Bupati Antonius Ginting.

Kabupaten Karo sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tanaman pangan strategis.

Data tahun 2024 mencatat, luas panen jagung di Kabupaten Karo mencapai 113.363 hektare, dengan total produksi sebesar 779.141 ton.

Angka tersebut setara dengan 39,98 persen dari total produksi jagung di Sumatera Utara. Produktivitasnya pun mencapai 6,9 ton per hektare, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

Namun di tengah capaian tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat dukungan bagi petani.

“Kita tidak boleh cepat puas. Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi seperti Polri, sangat dibutuhkan agar pertanian kita semakin kuat dan tahan terhadap gejolak,” lanjut Wakil Bupati.

“Sejumlah kebijakan strategis dari pemerintah pusat juga dinilai menjadi angin segar bagi petani, seperti peningkatan alokasi pupuk bersubsidi menjadi 9,5 juta ton pada 2025, perbaikan saluran irigasi melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025, serta penetapan harga pembelian jagung sebesar Rp5.500 per kilogram melalui Badan Pangan Nasional,” imbuh Wabup Komando Tarigan.

“Dengan dukungan kebijakan, sinergi lapangan, dan semangat gotong royong, Pemkab Karo optimis dapat terus memperkuat peran daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” jelasnya.

Tak lupa, Bupati Karo juga mengapresiasi panen raya jagung Panen Jagung Gugus Tugas Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan yang digelar di Tigabinanga, Senin (2/6/2025).

“Apresiasi tinggi atas langkah Polres Tanah Karo dalam mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, program ini sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Karo “Karo Unggul” dalam sektor pangan.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Polri khususnya Polres Tanah Kari dalam memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini sejalan dengan visi kami menjadikan Kabupaten Karo “yaitu: Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, Karo Unggul, dan Karo Sejahtera. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menguatkan sektor pangan daerah,” pungkasnya.

Panen Raya Jagung Serentak Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan

Hal senada disampaikan Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, SH, SIK, MM, M.Tr. Opsla yang pada Panen Raya Jagung Gugus Tugas Polri itu diwakili Wakapolres, Kompol Zulham, SH, S.Kom, MH, MM menyampaikan sinergi antara Polri, pemerintah dan masyarakat petani diharapkan dapat terus berlanjut, menjadikan program ini sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi kunci keberhasilan ketahanan pangan,” ujarnya.

“Panen raya jagung tersebut menjadi momentum membangun kolaborasi lintas sektoral dan membuktikan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

“Ketahanan pangan Polri saat ini sebagai langkah jangka panjang mengawali hilirisasi nasional guna mewujudkan Indonesia Emas,” tutup Waka Polres Tanah Karo.

Ekspor Jagung Perdana Tandai Keberhasilan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri

Seperti diketahui, pengumuman resmi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengenai penghentian impor jagung dan rencana ekspor perdana komoditas tersebut, Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M. selaku Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi holistik lintas sektor dari pusat hingga daerah.

“Kebijakan pemerintah untuk menghentikan impor jagung dan beralih menjadi eksportir, seperti disampaikan Wamentan, adalah bukti nyata efektivitas sinergi Kementerian Pertanian, TNI, POLRI, Pemda, petani, dan swasta,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan, “Polri terlibat aktif dalam seluruh rantai produksi—mulai pendataan, penanaman, panen, hingga distribusi—guna memastikan target swasembada tercapai. Ini adalah implementasi human security: kesejahteraan petani sebagai fondasi stabilitas nasional.”

Dukungan Data dan Capaian Nyata Wamentan Sudaryono dalam Public Hiring (28/5/2025) mengungkap:

“Produksi jagung naik 39 persen sehingga pemerintah tak hanya stop impor, tapi akan ekspor jagung, terutama dari sentra seperti Gorontalo.

Capaian Gugus Tugas POLRI (20 November 2024 – 20 Mei 2025):

  •  Total Lahan Terkelola*: 445.600,49 Hektar
    • (Program 1: 17.331,25 Ha; Program 2: 428.269,24 Ha)
  • Pendataan Komprehensif
    • Meliputi petani, Poktan, alat pertanian, benih, pupuk, dryer, hingga distribusi.

Ketahanan Pangan sebagai Pilar Asta Cita Keberhasilan ini selaras dengan *Program Asta Cita* Pemerintah. “Dukungan POLRI dalam manajemen rantai pasok jagung adalah bagian integral dari pemeliharaan Kamtibmas. Swasembada pangan adalah kedaulatan negara,” tegas Komjen Pol. Dedi. (R1)

Baca Juga:

  1. Kabupaten Karo Penghasil Jagung Terbesar di Sumut: Pemkab Bersama Polres Tanah Karo Panen Jagung
  2. Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Polres Tanah Karo dan Pemkab Gelar Penanaman Serentak Bibit Jagung
  3. Polres Tanah Karo Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Gelar Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar