Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Karo Gelar Tradisi Upacara Taptu dan Pawai Obor

Karo3421 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Karo kembali menggelar tradisi Upacara Penetapan Waktu (Taptu) dan Pawai Obor keliling kota Kabanjahe, Sabtu malam (16/8/2025).

Rangkaian pawai obor diawali dengan upacara pelepasan di halaman sekolah YPK GBKP Kabanjahe, Jalan Mariam Ginting, diikuti sekitar 2.620 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga marching band. Ribuan warga juga tampak antusias menyaksikan jalannya pawai di sepanjang rute menuju tribun kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karo Jalan Veteran Kabanjahe.

Pada kesempatan itu, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes bersama Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP, Kajari Karo, Darwis Burhansyah, SH, MH, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, SH, SIK, MM, M.Tr. Opsla, Dandim 0205/TK, Letkol Inf Robert B Panjaitan secara bergantian menyambut penghormatan dari peserta pawai obor.

‎Diketahui, Tradisi Taptu dan Pawai Obor di Kabupaten Karo telah berlangsung puluhan tahun setiap jelang HUT RI yang memiliki makna historis dan simbolis. Dalam catatan sejarah kemiliteran, Taptu dilakukan sejak masa perjuangan kemerdekaan sebagai tanda kesiapsiagaan pasukan di malam hari.

‎Kemudian, Taptu juga dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan serta pengingat agar generasi penerus bangsa senantiasa menjaga semangat perjuangan. Dalam pengertian lain, Taptu merupakan kegiatan baris-berbaris yang diiringi musik dan obor pada malam hari, sebagai simbol kebersamaan dan semangat nasionalisme.

‎Pawai Obor Taptu di Kabupaten Karo juga dimaknai sebagai upaya menyalakan kembali semangat persatuan bangsa. Tradisi ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga refleksi sejarah kemerdekaan diperoleh dengan pengorbanan, harta benda dan nyawa para pejuang sehingga harus dijaga dan diisi dengan karya nyata.

“‎Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menghargai jasa para pahlawan serta memperkokoh persatuan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Karo Antonius Ginting.

Renungan Suci di Makam Pahlawan Kabanjahe Pukul 00.00 WIB

‎Sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, kegiatan Taptu dan Pawai Obor dilanjutkan dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Makam Pahlawan Kabanjahe Pukul 00.00 WIB.

Menurut Bupati, renungan suci memiliki arti penghormatan mendalam untuk mengenang pengorbanan pahlawan kemerdekaan bangsa melalui refleksi dan doa penuh khidmat. Upacara dilaksanakan tepat pukul 00.00 WIB pada 17 Agustus 2025, menandai rasa hormat dan terima kasih mendalam seluruh bangsa.

“Renungan suci memiliki makna spiritual, serta mengajarkan keberanian, tanggung jawab, dan pengorbanan demi kepentingan negara di atas segalanya. Nilai tersebut diharapkan menginspirasi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan, menjaga kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” terang Bupati.

Masih pada kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Eko Yulianto, SH, SIK, MM, M.Tr. Opsla menyampaikan pesan semangat kemerdekaan kepada masyarakat yang hadir.

Ia mengajak seluruh elemen, baik peserta pawai maupun warga yang menyaksikan, untuk menjadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai pengingat akan jasa para pahlawan dan pemersatu bangsa.

“Pawai obor ini bukan hanya tradisi, tetapi juga wujud kebersamaan kita dalam mengobarkan semangat perjuangan. Mari terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan hal hal positif,” ujar Kapolres.

Polres Tanah Karo sendiri menurunkan personel untuk mengawal jalannya acara dan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Kapolres menegaskan, keamanan seluruh rangkaian peringatan HUT RI di Kabupaten Karo akan terus menjadi prioritas.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan rasa aman dan nyaman. Momentum ini harus kita jaga sebagai perekat persatuan,” tambah AKBP Eko Yulianto. (R1)