Jakarta, Karosatuklik.com – Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mengentaskan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Salah satu caranya adalah mempersiapkan vaksin untuk para kelompok rentan yang berisiko tinggi.
Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 adalah bentuk komitmen ini ditunjukkan dengan mengupayakan ketersediaan vaksin Covid-19 melalui berbagai diplomasi antarnegara bilateral maupun banyak negara multilateral.
Sebagaimana dirangkum dari dari Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Jumat (7/5/2021), berikut 11 tahap kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia, hingga 1 Mei 2021.
Tahap 1, 6 Desember 2020
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Vaksin jadi
Jumlah: 1.200.000
Tahap 2, 31 Desember 2020
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Vaksin jadi
Jumlah: 1.800.000
Tahap 3, 12 Januari 2021
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan baku
Jumlah: 16.500.000
Tahap 4, 2 Februari 2021
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan baku
Jumlah: 11.000.000
Tahap 5, 2 Maret 2021
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan baku
Jumlah: 10.000.000
Tahap 6, 8 Maret 2021
Jenis vaksin: AstraZeneca
Bentuk vaksin: Vaksin jadi
Jumlah: 1.113.600
Tahap 7, 25 Maret 2021
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan baku
Jumlah: 16.000.000
Tahap 8, 18 April 2021
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan Jadi
Jumlah: 6.000.000
Tahap 9, 26 April 2021
Jenis vaksin: AstraZeneca
Bentuk vaksin: Vaksin Jadi
Jumlah: 3.852.000
Tahap 10, 30 April 2021 (pertama)
Jenis vaksin: Sinovac
Bentuk vaksin: Bahan baku
Jumlah: 6.000.000
Tahap 10, 30 April 2021 (kedua)
Jenis vaksin: Sinopharm
Bentuk vaksin: Vaksin jadi
Jumlah: 482.400
Tahap 11, 1 Mei 2021
Jenis vaksin: Sinopharm
Bentuk vaksin: Vaksin jadi
Jumlah: 500.000 . (R1/viva.co.id)













