Bupati Antonius Ginting Apresiasi Kementan RI Dorong Perluasan Pasar dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Pertanian Karo: Kentang, Salak dan Jeruk

Karo2448 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.T.P., M.P, menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, dalam rangka membahas pelaksanaan kegiatan Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) atau Pengembangan Hortikultura di Lahan Kering di Kabupaten Karo, Selasa (31/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan hortikultura di Kabupaten Karo dengan fokus pada tiga komoditas unggulan, yakni kentang, salak, dan jeruk.

Program HDDAP bertujuan mendorong investasi terpadu dari hulu hingga hilir, meningkatkan akses petani terhadap sarana produksi dan praktik budidaya yang baik, serta memperkuat rantai nilai hortikultura yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Bupati menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Karo.

“Pertanian ke depan harus berorientasi pasar serta mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. Hal ini dapat dicapai melalui komitmen dan sinergi seluruh pihak,” ujar Bupati.

Program HDDAP merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Karo dengan Kementerian Pertanian RI serta didukung oleh Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

“Perluasan akses pasar dan hilirisasi menjadi langkah konkret yang bisa ditempuh untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus membantu petani kentang. Semua pihak harus berkolaborasi,” pungkasnya.

Sejalan dengan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan meminta pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota, untuk mendorong hilirisasi komoditas pertanian lokal guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani.

“Hilirisasi adalah kunci transformasi pertanian kita. Kalau ini bisa kita lakukan dalam 10 tahun ke depan, dengan komitmen kuat, maka Indonesia bisa menjadi negara superpower,” tegas Mentan Amran. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar