Buka Rapat Pokja Posyandu, Bupati Karo: Wujudkan Masyarakat Sehat dan Berdaya Saing

Karo3453 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Karo, Roswitha Antonius Ginting menghadiri Rapat Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di Hotel Internasional Sibayak Berastagi yang dibuka oleh Bupati Karo diwakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Jasura Pinem, M.Kes, Jumat (12/9/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Antonius Ginting melalui Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Jasura Pinem, M.Kes, mengajak seluruh peserta tim pokja posyandu untuk mewujudkan masyarakat Karo yang sehat, berdaya saing dan hidup sejahtera.

Meningkatkan Koordinasi, Kolaborasi dan Kinerja Posyandu

“Pertemuan (Rapat Pokja) hari ini sangat diharapkan adanya transformasi informasi yang dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi pembinaan lembaga terkait dan kinerja posyandu terintegrasi dalam mewujudkan masyarakat Karo yang sehat, berdaya saing dan hidup sejahtera,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam kehidupan ini ada tiga aspek menjadi perhatian utama pemerintah di antaranya aspek pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Tim Pokja Posyandu Kabupaten Karo diharapkan mampu mengembangkan pengelolaan posyandu dalam transformasi layanan primer sehingga dapat menjangkau pelayanan kepada seluruh usia harapan hidup masyarakat yang ada di wilayahnya melalui pembinaan-pembinaan sesuai dengan tugas dan fungsinya secara adaptif dan terukur,” pintanya.

Mengkoordinasikan dan Mensinergikan Fungsi dan Kinerja Posyandu

Dalam arahan Ketua TP Posyandu, Roswitha Antonius Ginting dalam hal urgensi kebijakan Posyandu dalam Pelayanan 6 Bidang SPM berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Ia menegaskan untuk lebih memperhatikan kegiatan posyandu yang sudah dilaksanakan dan yang belum terlaksana sesuai dengan 6 standar pelayanan Posyandu.

“Artinya penyelenggaraan Pokja Posyandu memberikan kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sehingga bertujuan mencegah dan menurunkan angka kematian bayi,” jelasnya.

Ia menjelaskan tujuan Pokja Posyandu adalah untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan berbagai upaya pembinaan yang berkaitan dengan peningkatan fungsi dan kinerja Posyandu yang secara operasional dilaksanakan oleh unit atau kelompok pengelolaan posyandu di desa melalui mekanisme secara berjenjang oleh pokja posyandu, paparnya menjelaskan.

“Sementara tujuan umum kegiatan rapat Pokja Posyandu adalah sebagai sarana penyamaan presepsi dalam pengembangan posyandu aktif dan optimalisasi integritas layanan primer pada jenjang posyandu,” terang Roswitha Antonius Ginting yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Karo.

Ia menambahkan, bahwa peran Posyandu sangat strategis, salah satunya posyandu menjadi wahana untuk percepatan dan penurunan angka kematian Ibu (AKI) dan Angka kematian Bayi (AKB) serta percepatan penurunan stunting.

Memahami dan Sadar akan Pentingnya Memanfaatkan Layanan Kesehatan

Sebagai penutup, Kepala Dinas PMD, Data Martina Br Ginting AP, MSi, berharap “Rapat Pokja Posyandu dapat kita laksanakan sesuai tugas masing-masing, sehingga posyandu yang diharapkan sesuai Kemendagri No.13 berjalan dengan baik,” ucapnya.

“Rapat kelompok kerja posyandu yang dilaksanakan menjadi moment bagi anggota Pokja untuk berdiskusi bersama lintas sektor terkait persoalan-persoalan yang terjadi pada saat pelayanan posyandu juga untuk membangun komitmen bersama menjadikan posyandu sebagai tempat bagi masyarakat memanfaatkan layanan dasar kesehatan,” harapnya.

“Maka, sosialisasi harus terus dilaksanakan agar masyarakat memahami dan sadar akan pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan dasar di Posyandu,” pesan Kepala Dinas PMD, Data Martina Br Ginting AP, MSi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OPD terkait, para Camat didampingi Ketua TP Posyandu Desa dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karo. (R1)

Komentar