Berastagi, Karosatuklik.com – Event tahunan “Tabuh Bambu & Bedug Festival ke-18 Tahun 2026” ini menunjukkan betapa kuatnya nilai-nilai toleransi dan harmoni di Kabupaten Karo.
Mari kita terus menjaga persaudaraan, persahabatan, merajut kebersamaan dalam keberagaman, serta memperkuat cinta kasih di antara sesama.
Hal itu ditekankan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi event tahunan “Tabuh Bambu & Bedug Festival ke-18 Tahun 2026” di Open Stage Taman Mejuah Juah Berastagi, Kamis (19/3/2026).
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai budaya, kebersamaan, dan semangat toleransi di tengah masyarakat Kabupaten Karo.
Dalam bimbingan dan sambutannya, Bupati Antonius Ginting menyampaikan bahwa Tabuh Bambu & Bedug Festival bukan sekadar kegiatan bernuansa keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan masyarakat Karo yang majemuk.
Kegiatan ini juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat lokal, wisatawan, serta diaspora asal Kabupaten Karo yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan hangatnya suasana libur Lebaran.
“Tabuh Bambu dan Bedug Festival ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi menjadi simbol kebersamaan, toleransi, dan kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Kabupaten Karo,” tuturnya.
“Melalui kegiatan ini kita berharap semangat persaudaraan dan kerukunan terus terjaga di tengah keberagaman,” ujar Bupati Karo.
Bernuansa Keagamaan dan Budaya Wujud Nyata Kebersamaan Mendukung Visi Karo Unggul

Selain menampilkan kegiatan bernuansa religius, festival ini juga menghadirkan berbagai pertunjukan budaya yang mengedepankan kearifan lokal serta menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Berastagi.
Event bernuansa keagamaan dan budaya, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan masyarakat Karo yang majemuk yang telah diselenggarakan ke 18 kali ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat tali persaudaraan dan harmoni di tengah masyarakat.
“Sebagai event yang digelar pada waktu monumental jelang setiap malam takbiran Hari Raya Idul Fitri, acara ini telah menjadi tradisi dan kurang lengkap rasanya bila malam kemenangan tanpa tabuhan bertalu-talu dari kelompok tabuh yang penuh semangat kebersamaan mengedepankan niat berkompetisi, kreativitas tinggi dan juga menjadi ajang prestasi,” imbuh Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Karo juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, perangkat daerah, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.
Ia berharap moment kebersamaan malam ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan pariwisata Kabupaten Karo.
Di akhir sambutannya, Bupati Antonius Ginting mengajak seluruh peserta lomba untuk menjunjung tinggi spirit sportivitas dalam setiap perlombaan serta menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 kepada seluruh masyarakat Karo khususnya yang beragama muslim.
Mengangkat Tema Besar Kearifan Tradisional Karo
Sementara berdasarkan pantauan Jurnalis Karosatuklik.com liputan khusus edisi Ramadan-Idul Fitri 2026, gelaran festival ini, banyak memuat dan mengkombinasikan pelaksanan syiar dalam bingkai berkesenian yang merdeka dan berbasis kearifan tradisional Karo.
Kegiatan yang pada setiap kehadirannya, juga mengedepankan sisi kuat dari gabungan seni dan kebudayaan Islam yang meng-Indonesia dan seni kebudayaan Karo.
Event ini mendorong agar para peserta berkreasi dengan menyandingkan ciri khas kedaerahan yang kuat.

Hal ini terlihat dari pakaian yang digunakan hingga musik dan lyrik, mengangkat tema besar kearifan tradisional Karo, tanpa meninggalkan pesan moral keagamaan yang terkandung di dalamnya.
Sehingga, Tabuh Bambu & Bedug Festival di setiap penyelenggaraanya tetap bisa menjaga daya tariknya.
Bernuansa keagamaan dan budaya wujud nyata kebersamaan yang memberi pesan kuat mengajak seluruh masyarakat saling bersinergi dan berkolaborasi mendukung Visi Karo Unggul. (R1)













Komentar