Kabanjahe, Karosatuklik.com –Menjelang perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, inflasi di Kabupaten Karo dikabarkan terkendali.
Upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Karo dilakukan melalui penerapan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
Hal itu terlungkap saat Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar guna mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pusat Pasar Kabanjahe, sebagai langkah pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat, Selasa, 24 desember 2025.
Sidak pasar ini digelar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Karo Caprilus Barus, S.Sos. dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo Sarjana Purba, STP., MM dengan melakukan pemantauan langsung serta dialog bersama para pedagang.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.4/1859/2025 tentang Larangan Menaikkan Harga Secara Tidak Wajar dan Menahan Stok Bahan Pangan Pokok Penting dalam menghadapi situasi pascabencana alam serta menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, Sarjana Purba, STP., MM menyampaikan arahan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. kepada para pedagang dan masyarakat.
“Meskipun sudah terbiasa menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru setiap tahun, namun persiapannya tidak boleh biasa-biasa saja.
Bukti komitmen Pemkab Karo menjaga inflasi, kita terus mengantisipasinya dengan persiapan lebih matang, dan berkolaborasi lintas instansi,” katanya.
“Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap wajar dan terjangkau oleh masyarakat.
Para pedagang dihimbau untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta tidak melakukan penimbunan barang,” tegas Sarjana Purba
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan menindak tegas pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Sarjana Purba menyampaikan pesan Bupati Karo.
Menurut Sarjana Purba, ketersediaan pangan strategis di Kabupaten Karo secara umum berada dalam kondisi aman dan surplus.
Kendati demikian, Bapak Bupati selalu mengingatkan adanya potensi fluktuasi harga pada beberapa komoditas tertentu yang perlu diantisipasi sejak dini.
“Untuk itu, Bupati Karo meminta perangkat daerah terkait agar selalu sigap dan monitor harga dan ketersediaan pangan strategis di sejumlah pasar,” ucapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pokok secara umum masih relatif stabil dan ketersediaan barang mencukupi.
Pemerintah Kabupaten Karo akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Disisi lain, Bupati menegaskan pentingnya jaminan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal, serta masyarakat umum yang akan melaksanakan liburan akhir tahun.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru harus berlangsung dengan aman, damai, dan tertib.
Masyarakat Kristiani harus terlindungi dan terlayani dengan baik, begitu pula masyarakat yang berlibur agar kebutuhan pokoknya tetap terpenuhi dengan harga yang stabil,” pesan Bupati Karo, Antonius Ginting. (R1)
Baca Juga:
- Pemkab Karo dan Forkopimda Turun ke Pusat Pasar, Pastikan Harga Sembako Stabil
- Gubernur Bobby Nasution Jamin Stok Pangan Aman Jelang Nataru 2026
- Pemkab Karo dan Reskrim Polres Tanah Karo Gelar Operasi Pasar: Harga Stabil dan Stok Sembako Cukup!













Komentar