Bupati Antonius Ginting Tegaskan Tanah Karo Rumahnya Keberagaman Saat Hadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Dharma Shanti Berastagi

Karo2425 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek di Perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Dharma Shanti Berastagi, Kamis (19/2/2026). Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat lintas agama.

Hal itu terlihat saat Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes dan Wakil Bupati Komando Tarigan, SP Perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Dharma Shanti Berastagi.

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes mengatakan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk mempererat silaturahmi, menghormati leluhur, dan melakukan refleksi diri agar kita menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.

“Sebagai bentuk penguatan silaturahmi, saling menghormati, serta mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Berdasarkan kalender lunar Tionghoa, tahun ini menandai pergantian dari Shio Ular (2025) ke Shio Kuda (2026) yang melambangkan semangat dan keberanian,” kata Bupati.

“Kabupaten Karo adalah rumah besar bagi keberagaman. Di tanah yang kita cintai ini, toleransi dan moderasi beragama bukan hanya slogan, melainkan nafas kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Karo menyebutkan, saya mengapresiasi kontribusi masyarakat Tionghoa yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan. Semangat gotong royong inilah yang membuat Kabupaten Karo tetap kokoh dan harmonis.

Memasuki tahun yang baru Imlek ini, mari kita bangun energi positif, perkuat persatuan, kembangkan UMKM, dan ciptakan iklim investasi yang kondusif demi kesejahteraan anak cucu kita.

“Gong Xi Fa Cai. Semoga pintu rezeki terbuka lebar, kesehatan selalu menyertai, dan Kabupaten Karo semakin aman, damai, serta sejahtera,” ujarnya.

Ia menegaskan, perbedaan budaya dan keyakinan bukan penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang harmonis dan damai.

“Keberagaman adalah kekuatan kita, sesuai dengan semangat kearifan lokal dan tradisi budaya Karo. Pemerintah Kabupaten Karo akan terus menjaga nilai toleransi dan kebersamaan yang selama ini terjalin dengan baik,” tuturnya.

Bupati juga menyoroti kontribusi masyarakat Tionghoa di Kabupaten Karo yang patut diapresiasi dalam pembangunan daerah dan sektor usaha atau perdagangan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat Tionghoa selama ini berjalan baik.

Imlek 2026: Tahun Kuda Api dan Maknanya bagi Kehidupan

Sebagai informasi, Tahun Baru Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Berdasarkan kalender lunar Tionghoa, tahun ini menandai pergantian dari Shio Ular (2025) ke Shio Kuda (2026) yang melambangkan semangat dan keberanian.

Imlek dirayakan pada hari pertama bulan pertama kalender Tionghoa, biasanya antara akhir Januari hingga pertengahan Februari. Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Libur Nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Bagi masyarakat Tionghoa, Imlek bukan sekadar pergantian tahun, melainkan waktu untuk refleksi diri dan harapan baru akan keberuntungan. Tradisi khas seperti membersihkan rumah, menyalakan petasan, dan makan malam keluarga yang dijalankan turun-temurun sebagai simbol penyucian diri, keberuntungan, dan keharmonisan.

Perayaan Imlek di Indonesia bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga wujud budaya dan nilai kekeluargaan yang kuat. Tradisi ini diwariskan dari generasi ke generasi dan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa.

Imlek bukan hanya sekadar pergantian tahun, tetapi juga waktu untuk memperkuat hubungan keluarga, berbagi kebahagiaan, dan merenungkan harapan baru di tahun yang akan datang.

Dari tradisi makan malam keluarga hingga festival meriah di berbagai kota, setiap perayaan Imlek menghadirkan kehangatan dan makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Indonesia, mumbuktikan kuatnya kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. (R1)

Komentar