Cegah Kejahatan Malam, Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Penjaga Malam

Karo2575 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Menjawab keresahan masyarakat terhadap dinamika potensi gangguan keamanan pada malam hari, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, membentuk tim patroli khusus bernama “Tim Lingkaber” yang akan difokuskan menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Karo.

Pembentukan tim tersebut secara resmi diumumkan langsung Kapolres saat seremonial pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Senin pagi (25/5/2026).

Tim Lingkaber nantinya akan bergerak secara khusus melaksanakan patroli malam guna mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.

Kapolres AKBP Pebriandi Haloho menjelaskan, nama “Lingkaber” diambil dari bahasa Karo yang berarti kelelawar, hewan yang identik aktif pada malam hari. Filosofi itu dipilih sebagai simbol kesiapsiagaan personel Polres Karo dalam menjaga keamanan masyarakat saat malam hingga dini hari.

“Lingkaber dalam bahasa Karo berarti kelelawar. Filosofinya, tim ini akan aktif bergerak pada malam hari untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia mengatakan, Tim Lingkaber dibentuk sebagai personel patroli khusus yang bertugas melakukan pencegahan terhadap aksi kejahatan jalanan, tawuran, balap liar serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada malam hari.

Tim tersebut nantinya akan melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Karo, termasuk kawasan perkotaan, jalur lintas, lokasi keramaian hingga titik yang kerap dijadikan arena balap liar oleh sekelompok pemuda.

Menurut Kapolres, langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap para pelaku kejahatan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat di malam hari. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” tambahnya.

Makna mendalam dari kelelawar dapat dilihat melalui berbagai sudut pandang:

Sebagai informasi, secara filosofis, kelelawar melambangkan transisi, intuisi yang tajam, dan kemampuan beradaptasi di tengah ketidakpastian. Keunikannya sebagai satu-satunya mamalia terbang menjadikannya simbol kekuatan, pengorbanan ego, dan pembaharuan diri.

  • Navigasi dalam Kegelapan (Intuisi): Kelelawar menggunakan ekolokasi untuk “melihat” di dalam gelap. Ini mengajarkan kita untuk mengandalkan insting batin dan visi spiritual saat menghadapi masalah yang membingungkan.
  • Keseimbangan Alam: Sebagai pemakan serangga, kelelawar adalah pahlawan sunyi penjaga ekosistem, mengajarkan pentingnya peran setiap individu dalam skala yang lebih besar. (Firdaus Purba)
Bagikan Ke :

Komentar