Ditengah Padatnya Arus Libur Lebaran, Kapolres Tanah Karo Turun Langsung Bantu Personil Urai Kendaraan di Berastagi

Karo2451 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Di tengah meningkatnya arus kendaraan pada masa libur panjang Lebaran Idul Fitri, jajaran Polres Tanah Karo berjibaku mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan wisata Berastagi.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho turun langsung ke jalan membantu personel mengatur arus kendaraan, Senin (23/3/2026) pukul 21.00 WIB.

Lonjakan volume kendaraan yang signifikan pada malam hari menyebabkan terjadinya perlambatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Berastagi, yang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat libur panjang.

Kapolres AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, melalui laporan langsung (live report) dari lapangan menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas memang terpantau padat, namun kendaraan masih tetap dapat bergerak.

“Untuk malam ini volume kendaraan meningkat cukup signifikan, sehingga terjadi perlambatan di beberapa titik. Namun arus lalu lintas masih tetap berjalan dan dapat dikendalikan oleh personel di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa personel Polres Tanah Karo disiagakan di berbagai titik rawan kemacetan guna melakukan pengaturan arus serta membantu kelancaran perjalanan masyarakat yang tengah menikmati libur Lebaran.

Kapolres juga mengimbau para pengendara agar tetap berhati hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati hati, bersabar dan tetap antri. Ikuti arahan petugas agar arus lalu lintas dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Kehadiran Kapolres bersama personel di lapangan menjadi bentuk komitmen Polres Karo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Prioritas Mobil Tangki Pertamina, Polres Tanah Karo Rekayasa Lalu Lintas di Seputaran SPBU Berastagi

Dikabarkan juga, di tengah lonjakan arus kendaraan saat libur panjang Lebaran Idul Fitri dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Tanah Karo menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Berastagi, Senin (23/3/2026) sore.

Salah satu prioritas utama dalam rekayasa tersebut adalah memastikan kendaraan pengangkut BBM dapat melintas lancar menuju SPBU.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan bakar di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan yang memadati kawasan wisata dan pusat kota Berastagi selama masa libur Lebaran.

Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem buka tutup jalur di persimpangan Tugu Juang Berastagi, yang menjadi salah satu titik paling rawan terjadi perlambatan arus lalu lintas.

“Rekayasa lalu lintas ini kami lakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memberikan prioritas bagi kendaraan penting, seperti ambulan dan logistik bbm, salah satunya mobil tangki pengangkut BBM menuju SPBU, agar pasokan tetap terjaga,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kelancaran distribusi BBM menjadi hal penting selama masa libur Lebaran, mengingat tingginya aktivitas kendaraan masyarakat maupun wisatawan yang melintas di wilayah Berastagi.

Selain pengaturan arus di simpang strategis, personel Polres Tanah Karo juga disiagakan di berbagai ruas jalan utama guna melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung serta mengantisipasi potensi kemacetan.

Kapolres menambahkan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.

“Dengan pengaturan lalu lintas ini, kami berharap arus kendaraan tetap terkendali, distribusi logistik seperti BBM tetap lancar, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama libur Lebaran,” tutupnya.

Warga Diimbau Waspada Puncak Arus Balik Libur Lebaran

Masih pada kesempatan itu, AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa Polres Tanah Karo telah mengantisipasi potensi kepadatan jelang arus balik dengan menyiapkan berbagai strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lapangan.

Menurutnya, fenomena “arus balik susulan” atau bangkit mudik menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan pergerakan masyarakat setelah hari H Lebaran.

Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan kemacetan di jalan nasional Medan – Kabanjahe khususnya di wilayah hukum Polres Tanah Karo serta di kawasan wisata.

Langkah ini dilakukan guna memastikan arus balik tetap berjalan aman, tertib, dan lancar sebagaimana yang telah diupayakan saat arus mudik sebelumnya.

Tidak hanya itu, Polres Tanah Karo juga mengimbau masyarakat untuk bisa mengurai kepadatan arus balik kendaraan dengan mendorong masyarakat melakukan perjalanan secara lebih fleksibel dan tidak terpusat pada satu waktu tertentu. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar