Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menetapkan anggaran kesehatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sebesar Rp244 triliun, yang sebagian besar difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Sejalan dengan prioritas ini, berbagai daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo merencanakan penguatan Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan pada tahun 2026, yang mencakup perbaikan fasilitas dan alat kesehatan (alkes).
Hal itu terungkap saat Bupati Karo Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM hadiri rapat daring Usulan Anggaran Pembangunan dan Penyediaan Alat Kesehatan Puskesmas se-Indonesia yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bertempat di ruang Karo Command Center (KCC) Kantor Bupati, Kabanjahe, Kamis (12/3/2026).
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dr. Immanuel Sinuhaji, Sp.PA beserta staf.
Rapat ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati usulan anggaran pembangunan dan penyediaan alat kesehatan puskesmas di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara termasuk Kabupaten Karo.
Dalam rapat ini, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, melalui Sekretaris Daerah, Gelora Kurnia Putra Ginting, menyampaikan usulan anggaran pembangunan dan penyediaan alat kesehatan Puskesmas yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Karo.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Karo.
Kami berharap dengan adanya usulan anggaran ini, dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Karo,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dr. Immanuel Sinuhaji, Sp. PA yang dikonfirmasi berapa usulan anggaran yang diusulkan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo usai rapat daring tersebut melalui telepon, menyampaikan bahwa pihaknya masih mempelajari usulan anggaran Pembangunan dan Penyediaan Alat Kesehatan Puskesmas tersebut, ujarnya singkat.
Rapat daring ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas se-Indonesia di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Karo.
Kemenkes Siapkan Rp30 Triliun untuk Pengadaan Alkes di Puskesmas

Seperti diketahui, salah satu program prioritas Kemenkes pada TA 2026 adalah revitalisasi struktur dan jaringan layanan kesehatan primer disertai dengan struktur laboratorium kesehatan masyarakat yang berjenjang, mulai dari tingkat puskesmas hingga nasional.
Sebagai informasi, Rapat usulan anggaran pembangunan dan pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk Puskesmas di Indonesia dilakukan secara terstruktur melalui mekanisme perencanaan, mulai dari tingkat Puskesmas (RUK) hingga pengusulan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik dan metode lainnya.
Anggaran kesehatan dalam RAPBN 2026 dialokasikan sebesar Rp244 triliun, di mana 16,3 triliun dialokasikan untuk biaya operasional kesehatan di 10.224 Puskesmas dan 6.435 Balai Keluarga Berencana, termasuk revitalisasi Puskesmas.
Dana Rp30 Triliun: Kemenkes menyiapkan dana khusus untuk peningkatan Puskesmas se-Indonesia.
Prioritas: Fokus utama adalah melengkapi alkes sesuai standar Permenkes, memperkuat peran Puskesmas dalam sistem kesehatan, serta pemenuhan sarana di daerah terpencil. (R1)













Komentar