Medan, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) DR. dr. Antonius Ginting. Sp.OG, M.Kes menghadiri pelantikan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 yang dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus USU, Jalan Dr. Mansyur, Medan, Rabu (28/01/2026).
Pada pelantikan tersebut, Muryanto Amin kembali dipercaya memimpin universitas kebanggaan rakyat Sumatera Utara itu untuk periode kedua dan dilantik langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU Agus Andrianto.
Bupati Karo menyambut baik pelantikan Rektor USU tersebut dan berharap kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati Antonius Ginting juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas terpilihnya kembali Prof. Dr. Muryanto Amin sebagai Rektor USU untuk periode kedua. Ia menilai kepemimpinan Muryanto telah membawa kemajuan signifikan bagi salah satu perguruan tinggi terbesar dan paling bergengsi di Sumatera.
“Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, kebijaksanaan, dan dedikasi tinggi, serta mampu membawa Universitas Sumatera Utara semakin maju sebagai pusat pendidikan unggulan, riset inovatif, dan pengabdian kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Karo,” ujar Bupati Karo, Brigjen. Pol. (Purn.) DR. dr. Antonius Ginting. Sp.OG, M.Kes usai prosesi pelantikan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati Antonius Ginting menekankan pentingnya peran USU dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Ia berharap kepemimpinan Prof. Muryanto Amin mampu mendorong lahirnya sumber daya manusia berkualitas, khususnya bagi pemuda-pemudi Kabupaten Karo, agar terus berprestasi, berinovasi, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“USU memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan Sumatera Utara. Kami berharap USU terus menjadi motor penggerak lahirnya generasi unggul, cerdas, kreatif, dan berjiwa kepemimpinan,” tambahnya.
Bupati juga berharap semakin banyak putra putri terbaik Kabupaten Karo masuk USU.
Menariknya di sela pelantikan itu, Bupati Karo Antonius Ginting terlihat akrab dan berbincang bincang dengan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU Agus Andrianto yang juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dan Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Hilangkan Perbedaan Tidak Produktif, Bangun USU jadi Universitas Kelas Dunia
Ketua MWA yang juga menjabat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tersebut melantik Prof Dr Muryanto Amin sebagai Rektor USU ke-17 untuk masa jabatan kedua berdasarkan Surat Keputusan MWA Nomor 9/UN5.1.MWA/SK/TP.00.00/2025 Tanggal 18 November 2025 Tentang Pemberhentian Rektor Universitas Sumatera Utara Periode 2021-2026 dan Pengangkatan Rektor Universitas Sumatera Utara Periode 2026-2031.
Dalam sambutannya, Ketua MWA USU menyampaikan ucapan selamat sekaligus bersyukur atas selesainya seluruh rangkaian proses penjaringan, penyaringan dan pemilihan Rektor USU yang dilaksanakan dengan baik.
Di mana hal tersebut telah menunjukkan komitmen USU sebagai PTNBH dalam menjaga tata kelola yang tertib, transparan, dan sah secara kelembagaan.
“Pemilihan rektor adalah ruang demokrasi akademik yang wajar menghadirkan dinamika dan perbedaan gagasan, namun semuanya bermuara pada tujuan yang sama yakni membangun USU yang lebih baik,” ujarnya Agus Andrianto.
Ia menandaskan, bahwa rektor bukan hanya pemegang mandat administratif, tetapi juga penjaga marwah akademik, pengarah peradaban ilmu pengetahuan, dan penentu arah masa depan universitas.
“Karena itu, pelantikan hari ini adalah awal babak penting bagi penguatan institusi serta peningkatan kontribusi USU bagi kemajuan bangsa. Hari ini kita tegaskan kembali, tidak ada pihak yang kalah dan tidak ada pihak yang menang.
Karena yang harus menang adalah Universitas Sumatera Utara. Mari kita tutup perbedaan yang tidak produktif dan membuka lembaran baru kebersamaan.
Kita adalah satu USU, satu komunitas ilmiah, satu rumah besar akademik yang harus bergerak bersama untuk kemajuan universitas,” tandas Ketua MWA USU yang juga mantan Kapolda Sumatera Utara ini.
Agus Andrianto menitipkan pesan strategis kepada Rektor USU, yaitu perkuat tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Perkuat kualitas tridarma agar relevan dan berdampak.
Dorong riset dan inovasi yang solutif, tidak hanya publikatif. Bangun kolaborasi kuat dengan pemerintah, industri, mitra global, alumni, dan masyarakat. Rajut kembali soliditas internal, karena universitas besar hanya tumbuh dengan kebersamaan.
Lulusan yang Siap Kerja dan Berdaya Saing
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan perhatian khusus terhadap mahasiswa yang terdampak bencana alam dan meminta adanya kebijakan relaksasi biaya pendidikan agar keberlangsungan studi tetap terjaga.
Gubernur Sumut, Bobby Nasution juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja, berdaya saing, dan mampu mendukung pembangunan daerah melalui inovasi serta hilirisasi.
Dunia Tidak Pernah Berhenti Berpacu dan antar negara selalu Berkompetisi
Sementara itu, Prof Dr Muryanto Amin dalam sambutannya seusai dilantik, menyampaikan ucapan terima kasih kepada MWA dan Senat Akademik USU yang telah melaksanakan proses pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara Periode 2026-2031.
“Lima tahun lalu, tepatnya tanggal 28 Januari 2021, saya dilantik sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara periode 2021-2026. Saat itu, tidak mudah melakukan konsolidasi program karena terhalang masa pandemi Covid,” ungkapnya.
“Tetapi, dengan niat, tekad, dan usaha yang terus-menerus, Universitas Sumatera Utara telah meletakkan fondasi yang kuat menjadi universitas kelas dunia. Tahun 2021 itulah, QS WUR menempatkan posisi USU pertama sekali di peringkat 1201+ dan sudah beranjak ke peringkat 1001,” sebutnya.
“Kemudian disusul, THE WUR di peringkat 1500, THE Impact di peringkat 601, dan berbagai pemeringkatan internasional lainnya selama kurun waktu 5 tahun (2021-2026),” tutur Muryanto mengisahkan perjalanan USU saat pertama kali ia menjabat sebagai rektor.
Menurutnya, jika dianalogikan sebagai balapan mobil, USU telah menyelesaikan lap pertama, dari start 2021 hingga finish di 2026. Di era yang disebut sebagai hyper competition ini, dunia tidak pernah berhenti berpacu dan antar negara selalu berkompetisi seperti dalam sirkuit.
“Tentu kita akan kesulitan jika kita ingin mengikuti negara-negara besar dan kampus besar dunia dengan gaya yang sama. Kita harus tetap berada di dalam arena sirkuit sekaligus meletakkan diferensiasi lokal sebagai keunggulan yang harus ditampilkan secara global.
Semua kita harus menjadi satu kesatuan yang utuh, menciptakan inovasi tentang race stretegist. Itulah pentingnya team work,” ujar Prof Muryanto, optimis.
Peluncuran Konsorsium Nasional Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana Alam
Dalam kesempatan tersebut juga sekaligus dilakukan peluncuran Konsorsium Nasional Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana Alam oleh para rektor dari 10 perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Sumatera Utara, Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikusaleh, Universitas Samudera, Universitas Andalas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Teuku Umar, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Negeri Semarang.
Rektor Universitas Gorontalo selaku Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri menyerahkan rompi secara simbolis kepada Rektor USU sebagai ketua konsorsium, disaksikan oleh Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Dr Fauzan, M.Pd serta Dirjen Riset dan Pengembangan Pendidikan Dr Fauzan Adziman, ST., M.Eng.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Dr. Fauzan, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, jajaran civitas akademika Universitas Sumatera Utara, serta tamu undangan lainnya. (R1)
