Hadiri Pentahbisan 8 Imam Baru di Gereja St. Fransiskus Assisi Berastagi, Bupati Ajak Umat Katolik Wujudkan Karo Beriman

Karo2902 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes didampingi Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP, menghadiri acara Pentahbisan Imam Baru Ordo Kapusin Medan yang dilaksanakan di Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Jalan Letjen Jamin Ginting, Berastagi, Sabtu (24/01/2026).

Terlihat juga hadir Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi dalam prosesi Pentahbisan Imam Baru Ordo Kapusin Medan itu

Sebanyak 8 imam baru ditahbiskan dalam perayaan iman yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Monsinyur Kornelius Sipayung, OFMCap.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Propinsial Kapusin Medan, para imam, biarawan dan biarawati, keluarga para imam yang ditahbiskan, serta umat Katolik dari berbagai paroki.

Dalam sambutannya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya pentahbisan imam baru tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo, Bupati Antonius Ginting menyampaikan ucapan proficiat serta apresiasi kepada para imam baru yang telah menjawab panggilan Tuhan untuk melayani umat,” ucapnya.

“Para imam merupakan gembala umat yang dipanggil untuk menjadi penyalur berkat, penyejuk jiwa, serta pembangkit iman umat Tuhan melalui pelayanan sakramen,” ujar Bupati Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.

Dia juga menegaskan bahwa Sakramen Imamat merupakan panggilan suci yang menuntut kesetiaan dan pengabdian total.

“Oleh karena itu, seluruh umat diajak untuk terus mendoakan para imam agar tetap setia, kuat, dan bersemangat dalam menjalankan tugas pelayanannya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh umat Katolik khususnya di Kabupaten Karo untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kebersamaan dan toleransi antarumat beragama merupakan modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan.

Acara pentahbisan imam baru ini berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita sebagai ungkapan syukur atas anugerah Tuhan bagi Gereja dan umat Katolik. (R1)

Komentar