Heboh, Mayat Mr. X Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Lau Biang Kawasan PLTA Kandibata

Karo4311 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pekerja proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pembangkit listrik tenaga hidro micro (PLTHM) dan warga Desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo tiba-tiba dihebohkan dengan ditemukannya seorang mayat Mr X diduga berjenis kelamin pria yang tersangkut di bebatuan aliran sungai lau biang, Selasa, (6/7/2021) pukul 15 : 10 WIB.

Berdasarkan pantauan dan rangkuman informasi, temuan mayat Mr.X tersebut awalnya diketahui pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pembangkit listrik tenaga hidro micro (PLTHM) Lau Biang di Desa Kandibata, merasa ada yang aneh dengan bau busuk yang menyengat di sekitar lokasi proyek.

Merasa penasaran, pekerja itu mencari sumber aroma tak sedap disekitar tempat mereka bekerja. Tak lama salah seorang dari pekerja proyek langsung mengabarkan kepada pekerja lainnya prihal adanya sesosok mayat tersangkut di bebatuan, persis pinggir aliran sungai.

Selanjutnya penemuan mayat Mr.X tersebut diberitahukan ke pemerintahan Desa Kandibata. Oleh pemerintah desa melaporkan temuan tersebut ke Polres Tanah Karo.

Tak lama berselang, personil gabungan dari Polres Tanah Karo tiba di lokasi beserta tim inavis. Selanjutnya usai mengambil sejumlah dokumentasi dilokasi oleh tim inafis, personil langsung memasukkan jenazah tersebut ke kantong mayat berwarna orange. Dengan menggunakan tali keranjang yang di ikatkan ke kantong jenazah selanjutnya di evakuasi dari sungai ke badan jalan yang diperkirakan berketinggian sekitar 60 meter dari lokasi penemuan.

Proses evakuasi jenazah berlangsung berkisar 1 jam, Ipda Martan Sitepu beserta personil polres Tanah Karo dibantu warga setempat dan 1 unit alat berat exavator milik proyek turut dilibatkan pada proses efakuasi Jenazah. Selanjutnya Jenazah Mr.X langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe guna proses pemeriksaan luar.

Adapun kondisi jenazah Mr.X yang ditemukan tersebut, terlihat sekujur tubuh mulai dari kulit, rambut dan wajah sudah terkelupas, hanya ada tampak tanda tanda tali pakaian dalam, berwarna hitam kecoklatan, ada tulisan merek namun belum diketahui pasti mereknya yang tersisa di bagian pinggang dan bokong mayat korban.

Saat awak media mencoba menanyakan terkait identitas dari penemuan mayat Mr.X tersebut ke Kasatreskrim Polres Tanah karo AKP Adriyan Risky Lubis SH, melalui sambungan telphone dan pesan kenomor kontaknya, pihaknya mengatakan, “Identitas jenazah Mr.X belum diketahui pasti, saat ini sementara jenazah masih di ruang mayat RSU Kabanjahe untuk proses pemeriksaan luar dan mungkin malam ini akan di bawa ke RS Bhayangkara Medan guna otopsi dan akam dilakukan tes DNA. Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya,” sebut Kasatreskrim singkat.

Mayer Herlanda Gurning Dinyatakan Hilang Sejak 10 Juni 2021 Belum Ditemukan Hingga Saat Ini

Sekedar mengingatkan kembali, Tim gabungan yang melibatkan Basarnas Provinsi Sumut, Basarnas Kabupaten Karo, Tim Sar Dit Sabhara Poldasu, Dit Krimum Poldasu, Polres Tanah Karo Unit Reskrim, Intel dan Sabhara, melakukan pencarian korban Mayer Herlinda Gurning di Jembatan Lau Biang, Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Selasa (15/6/2021).

Korban Mayer Herlinda Gurning, 25, penduduk Desa Tongkoh, Kecamatan Dolatrayat, terakhir diketahui hilang pada Kamis (10/6) malam lalu, di sekitar jembatan Lau Biang. Korban mengenderai mobil Toyota Land Cruiser Nopol BK 1996 LAN, dengan kondisi mesin hidup dan pintu terbuka. Hingga proses pencarian dihentikan, korban Mayer Herlinda Gurning di Jembatan Lau Biang, Desa Kandibata belum ditemukan hingga saat ini.

Mayer Herlanda Gurning pria yang dinyatakan hilang misterius sejak 10 Juni 2021 hingga kini belum ditemukan oleh Tim gabungan dari Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kantor Medan, Polda Sumatera Utara, dan Polres Tanah Karo.

Diketahui, pria dengan nama panggilan Elen itu merupakan seorang seles. Pria kelahiran 31 Mei 1996 itu juga dikabarkan memiliki hubungan dengan seorang janda di Kabanjahe berinisial MG.

Sebelum dinyatakan hilang dan mobilnya ditemukan di Jembatan Lau Biang, desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Elen anak dari T. Gurning dan R. Br. Manurung itu sempat berkomunikasi dengan abangnya untuk memberitahukan dirinya akan disantet beserta keluarganya. (R1)