Jenderal TNI Utusan KSAD Datangi Markas Pasukan Setan, Siap Tembus Benteng KKB Papua

Nasional1555 Dilihat

Bogor, Karosatuklik.com – Satuan Batalyon Infanteri (Yonif) 315/Garuda yang mendapatkan julukan Pasukan Setan TNI Angkatan Darat hingga saat ini terus mematangkan persiapan sebelum berangkat ke daerah operasi Papua.

Pasukan elite TNI Angkatan Darat yang berada di bawah komando Korem 061/Suryakancana Kodam III/Siliwangi itu kembali mendapatkan kunjungan dari dua jenderal TNI Angkatan Darat utusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dua jenderal TNI yang mendatangi markas Pasukan Setan di Gunung Batu, Bogor itu adalah Waasops Kasad Brigjen TNI Reza Fahlevi dan Waaspers Kasad Bidang Pembinaan Personel Brigjen TNI Hadi Basuki.

Kedua jenderal TNI Angkatan Darat itu datang ke Markas Komando Yonif 315/Garuda disambut secara langsung oleh Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Ahmad Fauzi, serta 400 personel Pasukan Setan yang siap tempur menjalankan operasi sebagai Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) di Papua.

Kehadiran dua jenderal utusan Jenderal TNI Andika itu tentunya memiliki makna tersendiri untuk mematangkan persiapan Pasukan Setan dalam menjalankan tugas di medan laga.

Selain mengecek kesiapan persenjataan pasukan, kehadiran dua jenderal TNI AD itu juga memompa semangat juang 400 personel Pasukan Setan sebelum masuk ke daerah rawan Papua.

Waaspers Kasad Bidang Pembinaan Personel Brigjen TNI Hadi Basuki menyatakan, tidak semua batalyon mendapatkan kesempatan untuk menjalankan tugas operasi sebagai Satgas Pamrahwan.

Oleh karena itu, tugas operasi yang akan diemban oleh Yonif 315/Garuda merupakan suatu kebanggaan serta kehormatan yang harus dijaga oleh seluruh personel Batalyon Infanteri 315/Garuda.

Maka siapapun yang mendapatkan kesempatan tersebut tentunya harus menjaga nama Baik TNI AD, termasuk Batalyon 315/Garuda juga harus menjaga nama baik TNI AD, terutama nama baik Batalyon, yaitu melaksanakan tugas dengan baik dan benar,” kata Waaspers Kasad Brigjen TNI Hadi Basuki dalam keterangan resminya, Jum’at, 21 Mei 2021.

Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Hadi juga mengingatkan kepada seluruh personel Yonif 315/Garuda untuk tetap menjaga soliditas satuan serta mengedepankan kewaspadaan selama bertugas di daerah rawan Papua.

Jagalah kekompakan dan kewaspadaan didaerah Tugas Daerah Rawan Papua, jangan melakukan pelanggaran ingatlah bahwa keluarga kita anak istri dan orang tua kita menunggu di Rumah. Dan jangan beranggapan bahwa yang tidak berangkat tugas lebih enak dari kalian, karena mereka pun juga sama, mereka tetap mempunyai tanggung jawab, ujarnya.

“Yang terakhir saya sampaikan, bahwa Danyon yang saat ini ditunjuk oleh Pimpinan harus siap Berangkat. Dan dilokasi tugas dibutuhkan soliditas antara Danyon dengan anggota dan staf, sehingga penugasan ke daerah operasi dapat memperoleh misi yang sama, yaitu berhasil dalam tugas dapat berjalan dengan lancar dan aman. Jadi diperlukan Loyalitas dari anggota kepada Danyonnya,” tambahnya dengan penuh semangat.

 

Dalam kesempatan yang sama, Waasops Kasad Brigjen TNI Reza Fahlevi kembali menegaskan, kekompakan serta soliditas antara Komandan Satuan dengan pasukan harus benar-benar terjaga. Hal itu sangat penting untuk menyamakan frekuensi dalam komunikasi ketika menjalankan tugas di lapangan.

Dia menekankan, pasukan Yonif 315/Garuda yang berangkat dalam operasi sebanyak 400 personel, maka harus pulang dengan selamat sebanyak 400 personel, tutupnya.

 

Pantauan wartawan, kabar bakal berangkatnya pasukan legendaris TNI Angkatan Darat ini ke Papua, mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Terbukti, banyak beredar unggahan di berbagai media sosial yang meningkatkan semangat pasukan yang sudah berusia 73 tahun dan bermarkas di Gunung Batu, Bogor, Jawa Barat.

Bahkan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) serta Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo, tahu persis bagaimana sepak terjang pasukan Yonif 315/Garuna.

Meskipun dapat pujian selangit dari masyarakat, Gatot yakin itu adalah buah dari kerja keras para prajuritnya. Gatot mengungkap, prajurit Yonif 315/Garuda sama sekali tidak pernah pamer dalam menunjukkan kemampuannya. (R1/viva.co.id)