Namanteran, Karosatuklik.com – Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, bersama Ketua Bhayangkari Cabang, Ny. Nany Andi Haloho dan PJU serta personel, menyalurkan bantuan dari Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Utara melalui program Bhayangkari Peduli kepada warga terdampak erupsi vulkanik Gunungapi Sinabung di Jambur Baru Desa Kuta Tengah, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Rabu malam (2/9/2026).
Bantuan tersebut berupa selimut tidur, perlengkapan mandi dan cuci, serta makanan ringan (snack) untuk anak-anak dan juga gula bubuk teh dan kopi. Penyaluran bantuan disambut antusias oleh para pengungsi yang saat ini masih bertahan di lokasi pengungsian.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang langsung dengan warga.
AKBP Pebriandi Haloho yang juga putra Tanah Karo itu disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh pengungsi saat memberikan dukungan moril serta menyampaikan empati kepada masyarakat yang harus meninggalkan rumah akibat terdampak abu vulkanik Gunungapi Sinabung.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri melalui program Bhayangkari Peduli kepada masyarakat yang terdampak erupsi Sinabung. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” ujar Kapolres Karo.
Kapolres menegaskan, jajaran Polres Karo bersama TNI, BPBD dan instansi terkait akan terus memastikan keamanan, kenyamanan serta kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian.
“Kita berharap aktivitas Gunung Sinabung segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dan menjalani aktivitas secara normal. Namun selama kondisi belum memungkinkan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas kita,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan warga agar tidak kembali ke wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona merah atau zona berbahaya sebelum adanya arahan resmi dari pihak berwenang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak kembali ke zona merah terlebih dahulu. Tetap berada di tempat yang aman dan menunggu arahan resmi dari PVMBG serta pemerintah. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan,” ajaknya.
Bagpsikologi Biro SDM Polda Sumut dan Bag SDM Polres Karo Beri Trauma Healing Pengungsi Sinabung
Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumatera Utara bersama Bag SDM Polres Karo melaksanakan kegiatan trauma healing bagi warga Desa Kuta Tengah, warga terdampak erupsi Gunungapi Sinabung yang mengungsi di Jambur Baru, Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut diprioritaskan bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak, yang membutuhkan pendampingan psikologis setelah mengalami situasi bencana dan harus tinggal sementara di lokasi pengungsian.
Tim Bagpsikologi Biro SDM Polda Sumut dipimpin Psikolog Iptu Marini Samosir, S.Psi., M.Psi, Paur Psipol Bagpsi.
Kegiatan yang disambut antusias oleh anak-anak pengungsi tersebut turut didukung Bag SDM Polres Karo yang dipimpin Kabag SDM Kompol Alfian Arbi, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dikemas secara ringan dan menyenangkan. Canda, tawa dan permainan bersama dilakukan untuk membantu menciptakan suasana positif sehingga anak-anak dapat kembali merasa nyaman dan ceria selama berada di pengungsian.
Selain aktivitas bermain, petugas juga memberikan snack ringan dan susu kepada anak-anak sebagai bentuk perhatian dan kepedulian.
Kabag SDM Polres Karo Kompol Alfian Arbi mengatakan, trauma healing menjadi bagian penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana, khususnya anak-anak.
“Kita memberikan pendampingan kepada warga pengungsi, khususnya anak-anak sebagai kelompok prioritas. Kita ingin mereka mendapatkan suasana yang menyenangkan, bisa kembali tertawa dan bermain, sehingga rasa takut atau kecemasan akibat situasi bencana dapat berkurang,” ujar Kompol Alfian.
Menurutnya, pendampingan psikologis tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga membantu membangun kembali rasa aman dan nyaman anak-anak selama menjalani masa pengungsian.
“Kita hadir untuk memberikan dukungan moril. Melalui kegiatan yang aktif dan penuh canda tawa, kita berharap anak-anak tetap ceria dan merasa bahwa mereka berada di lingkungan yang aman serta banyak pihak yang peduli terhadap mereka,” katanya.
Kompol Alfian menambahkan, Polri akan terus memberikan perhatian kepada warga selama berada di pengungsian, baik dari aspek keamanan, kesehatan maupun kondisi psikologis.
“Harapannya masyarakat, terutama anak-anak, dapat melalui masa pengungsian ini dengan baik. Kita juga berharap aktivitas Gunungapi Sinabung segera mereda dan sehingga masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal,” terangnya. (R1)
