Kepala Desa Silimakuta Saktimon Berutu Hadiri Upacara Tradisi Menanda Tahun

Pakpak Bharat, Sumut2386 Dilihat

Salak, Karosatuklik.com – Segenap keluarga besar Marga Berutu Lebbuh Kuta Kersik di Desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu melaksanakan upacara Ritual Menanda Tahun, Jumat (6/3/2026).

Menanda Tahun dalam tradisi masyarakat Pakpak merupakan ritual budaya yang dilaksanakan setahun sekali menjelang musim tanam.

Ritual ini bertujuan meminta izin dan keberkahan dari penguasa alam Tuhan Yang Maha Esa agar hasil perladangan melimpah, sekaligus melestarikan lingkungan. Ritual adat ini masih lumrah dilaksanakan bagi khususnya marga-marga Pakpak di Kabupaten Pakpak Bharat.

Inti penting dari pelaksanaan ritual adat ini adalah memahami dan melihat tanda-tanda dan petunjuk alam yang disematkan melalui perantara seekor ayam, yang dipotong dan dibedah, serta pesan yang diperoleh biasanya diterjemaahkan oleh seorang tetua adat (sibaso).

Maka dari hasil ritual ini diperoleh petunjuk tentang jenis tanaman yang sebaiknya ditanam, serta beberapa petunjuk lain termasuk beberapa larangan dan pantangan bagi segenap masyarakat.

Hal positif yang dapat diambil dari upacara ini adalah agar pola tanam di wilayah itu bisa serentak, sehingga lebih mudah mengatasi serangan hama bila mana terjadi.

Demikian juga harapan dari pola tanam yang serentak ini memudahkan bagi Pemerintah untuk pendistribusian pupuk bersubsidi dan pemberian bibit jika ada. Kemudian sistem gotong royong ditengah masyarakat tetap terpelihara jika ada hajatan yang akan dikerjakan ditengah-tengah masyarakat.

“Tahun ini kita menanam page mbentar (padi putih), itu sesuai petunjuk yang diperoleh tadi saat upacara dilaksanakan,” sebut Esmer Berutu sebagai persinabul didampingi ketua panitia pelaksana Asli Berutu.

Ada hal berbeda dipelaksanaan ritual adat menanda tahun kali ini, dimana seusai pelaksanaan ritual adat, segenap undangan melaksanaakn kegiatan menanam padi bersama di lokasi ritual adat dilaksanakan.

Kepala Dinas Pariwisata Pakpak Bharat, Maringan Bancin, ST, MT yang hadir mewakili Bupati Pakpak Bharat didampingi Camat Sitellu Tali Urang Julu, Kepala Desa Silima Kuta dan jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengatakan, sangat mendukung upaya pelestarian budaya Pakpak di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Kehadiran kami adalah bentuk dukungan Pemerintah Pakpak Bharat dalam upaya merawat, menjaga dan melestarikan budaya Pakpak,” tuturnya.

“Hari ini kita melaksanakan upacara adat ini dan langsung menanam padi sesuai petunjuk tadi, page mbentar, semoga mberras page lambang dukut, bage ate rejeki bage tennah sodip dan semua masyarakat nduma,” ucap Maringan Bancin. (WES)

Komentar