Kunjungi Pos Terpadu Idul Fitri 2026 di Berastagi, Bupati Antonius Ginting Minta OPD Pemkab Karo Siaga

Karo2445 Dilihat

Berastagi, Karosatuklik.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, Pemerintah Kabupaten Karo meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat, terutama pada sektor ekonomi, transportasi, dan ketersediaan kebutuhan pokok.

Hal itu terungkap saat Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes mengunjungi Pos Terpadu dan Pos Pelayanan dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H/2026, Jumat (13/03/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Karo.

Adapun yang menjadi poin penting pada kunjungan ini diantaranya kesiapan personel di lapangan, kelancaran arus lalu lintas, serta pelayanan kesehatan bagi para pemudik.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tujuan kita satu, warga yang mudik merasa aman, dan warga yang berwisata ke Kabupaten Karo merasa nyaman. Tetap jaga kesehatan dan utamakan keselamatan di jalan,” ujar Bupati Karo di sela-sela peninjauan.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan-kawasan objek wisata.

Memfungsikan Jalur-jalur Alternatif dan Selalu Siaga

Dalam arahannya, Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa sesuai dengan turunnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri), pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

“Berdasarkan arahan dari Mendagri, kita diminta untuk siaga melalui Pos Terpadu dan Pos Pelayanan dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H/2026.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, khususnya jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat termasuk memfungsikan jalur-jalur alternatif di sejumlah titik di Kabupaten Karo.

Menurutnya, memasuki akhir bulan Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi perayaan Idul Fitri.

Kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, gangguan rantai pasok, hingga kemacetan di sejumlah titik.

“Kita harus mewaspadai berbagai aspek ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang lebaran, mulai dari stabilitas harga hingga kelancaran rantai pasok barang,” jelasnya.

Bupati Karo juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah harus tetap siaga penuh selama masa menjelang hingga perayaan Idul Fitri.

“Kita tidak akan ada libur. Saya sendiri akan tetap berada di Kabanjahe untuk memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.

“Dengan kesiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” tuturnya. (R1)

Komentar