Deli Serdang, Karosatuklik.com – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri kegiatan Launching Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Senin (29/9/2025).
Peluncuran UHC Prioritas dilakukan oleh Direktur Kepesertaan BPJS, David Bangun dan Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution diikuti seluruh walikota dan bupati di 33 kabupaten/kota.
Dalam arahannya, Gubernur Sumut menegaskan bahwa dengan UHC Prioritas, tidak ada lagi rumah sakit di Sumut yang boleh menolak pasien dengan alasan kamar penuh. Pasien wajib tetap dilayani dengan baik, bahkan bisa naik kelas perawatan tanpa tambahan biaya.
Selain itu, masyarakat juga dapat berobat di fasilitas kesehatan manapun, termasuk di luar daerah, selama bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, Sumatera Utara berhasil mencapai kepesertaan JKN 100,2% dengan keaktifan 80,2%, menjadikan provinsi ini lebih cepat 2 tahun dari target nasional.
Dengan menyandang Predikat UHC tersebut, Provinsi Sumatera Utara telah menjamin seluruh penduduknya ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional dan memiliki akses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.
Lebih lanjut Gubsu Bobby dalam sambutannya, menyampaikan UHC Prioritas di Provinsi Sumut merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Program yang ditujukan untuk kesehjateraan masyarakat, terkhusus dalam pelayanan kesehatan.
Dengan ini, mulai 1 Oktober 2025 seluruh masyarakat yang ber KTP Sumut dapat berobat gratis di seluruh rumah sakit di Sumut dan Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah di Sumatera Utara atas dukungan dan komitmennya sehingga provinsi ini berhasil meraih predikat UHC Prioritas. Mari kita bersama-sama memantau di lapangan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Bobby
Sejalan dengan itu, Kabupaten Karo juga resmi mencapai UHC Prioritas mulai 1 September 2025. Sebanyak 432.433 jiwa atau mayoritas penduduk Karo kini telah tercakup dalam JKN.
Bupati Karo menyebut capaian ini sebagai tonggak sejarah pembangunan kesehatan di daerah.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga Karo yang tertinggal hanya karena persoalan administrasi atau pembiayaan,” ujar Bupati.
Kini, warga Karo cukup membawa KTP Kabupaten Karo untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas mitra BPJS. Pemkab Karo juga menyiapkan layanan pendaftaran langsung di Dinas Kesehatan bagi warga yang belum terdaftar.
“Dengan UHC, kita semakin dekat dengan terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif dan sejahtera. Mari kita jaga dan tingkatkan capaian ini demi kualitas hidup yang lebih baik untuk seluruh masyarakat dan warga Sumatera utara, terlebih masyarakat Kabupaten Karo,” harap Bupati.
Capaian ini merupakan bagian dari visi-misi “Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, Karo Unggul menuju Kabupaten Karo Sejahtera Berkelanjutan.” (R1)













Komentar