Berastagi, Karosatuklik.com – Festival Bunga dan Buah Karo adalah salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia. Kami akan dukung penuh kegiatan tahun depan agar skalanya meningkat menjadi kegiatan internasional.
Hal itu diungkapkan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, saat membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 di Open Stage Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kamis sore (30/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI juga menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo agar semakin berkembang dan mampu menjadi agenda bertaraf internasional.
Lebih lanjut dalam sambutannya, Menteri Koperasi RI menilai Festival Bunga dan Buah merupakan salah satu kekuatan Kabupaten Karo yang mampu memadukan potensi pertanian, budaya, pariwisata, serta ekonomi masyarakat dalam satu perhelatan.
Terlebih, festival ini telah masuk dalam jajaran 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sehingga memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan yang menarik wisatawan mancanegara.
“Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah agar ke depan dapat berkembang menjadi event wisata bertaraf internasional,” tegas Ferry Juliantono.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi penyelenggaraan festival. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI juga menerima penganugerahan merga Ginting sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat adat suku Karo.
Kabupaten Karo Semakin Dikenal di Tingkat Dunia
Sementara itu, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, menegaskan bahwa Festival Bunga dan Buah bukan sekadar agenda hiburan, melainkan menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan Kabupaten Karo kepada dunia sebagai daerah yang kaya akan hasil pertanian hortikultura, budaya, dan destinasi wisata.
Bupati Antonius Ginting turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak penting untuk membawa Kabupaten Karo semakin dikenal di tingkat dunia.
“Penting bagi Kabupaten Karo untuk melangkah lebih jauh ke panggung internasional melalui kolaborasi di bidang promosi pariwisata, investasi pertanian modern, pertukaran budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif,” tuturnya.
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 menghadirkan beragam agenda yang dapat dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara. Di antaranya Karnaval Mobil Hias dengan ornamen bunga dan buah khas Karo, pameran produk unggulan dan UMKM serta business matching, penampilan seni budaya dan lomba tari, hingga tradisi makan buah dan olahan buah gratis bagi seluruh pengunjung.
Melalui perpaduan potensi pertanian, agrowisata, ekonomi kreatif, dan koperasi, Pemprov Sumut berharap Festival Bunga dan Buah Karo terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkelanjutan sekaligus menjadi ikon kebanggaan Sumatera Utara di mata dunia.
Bupati Antonius Ginting menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pelaku usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang investasi.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas pasar produk hortikultura Kabupaten Karo, mendorong investasi, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Kabupaten Karo mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise” dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain pawai dan karnaval mobil hias berbahan bunga dan buah, pameran produk unggulan daerah dan UMKM, business matching, pertunjukan seni budaya, perlombaan tari tradisional, serta tradisi makan buah dan olahan buah gratis bagi masyarakat.
Pemprov Sumut Dorong Festival Bunga dan Buah Karo Jadi Event Internasional
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen terus mendukung dan mengawal Festival Bunga dan Buah Karo agar berkembang menjadi event berkelas internasional. Festival yang telah menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Sumut ini dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat citra Karo sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat menghadiri pembukaan Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Surya mengatakan Festival Bunga dan Buah Karo yang telah diselenggarakan sejak dekade 1980-an bukan sekadar agenda tahunan. Festival tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas kesuburan tanah, melimpahnya hasil pertanian, serta kekayaan budaya Tanah Karo.
“Kita patut berbangga karena Festival Bunga dan Buah Karo telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Festival ini memiliki peran strategis dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Wagub Surya.
Mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise”, festival tahun ini diharapkan semakin meneguhkan identitas Karo. Bukan hanya melalui keindahan hamparan bunga dan melimpahnya produk hortikultura, tetapi juga melalui karakter masyarakat yang menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kelestarian tradisi.
Wagub menegaskan, Pemprov Sumut akan terus hadir memfasilitasi peningkatan kualitas festival, penguatan promosi, serta memperluas kolaborasi antarpemangku kepentingan.
“Pemprov Sumut akan terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan event-event berkualitas yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah,” tambahnya.
Dukungan untuk membawa festival tersebut ke kancah internasional juga datang dari Pemerintah Pusat. Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mengaku kagum melihat antusiasme masyarakat Tanah Karo dan menegaskan kesiapan kementeriannya untuk mendukung pengembangan potensi daerah tersebut. (R1)
