Pemkab Karo Undang Konjen India ke Festival Bunga dam Buah 2026: 30 Juli-1 Agustus 2026 di Berastagi

Karo2368 Dilihat

Medan, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP melakukan kunjungan resmi kepada Konsul Jenderal India untuk Sumatra, Mr. Ravi Shanker Goel, di Kantor Konsulat Jenderal India di Medan, Jumat (24/7/2026).

Pada kunjungan ini, Wakil Bupati Karo menyampaikan undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karo kepada Mr. Ravi Shanker Goel untuk dapat menghadiri agenda pariwisata tahunan kebanggaan Tanah Karo, yaitu Festival Bunga dan Buah Tahun 2026.

Festival bergengsi ini juga masuk dalam salah satu Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Taman Mejuah-Juah, Berastagi.

“Kunjungan ini merupakan langkah konkret Pemkab Karo dalam membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan India, khususnya dalam memajukan sektor budaya, pariwisata, dan pendidikan di Kabupaten Karo,” ujar Wabup Komando Tarigan.

“Kami sangat berharap Bapak Konsul Jenderal dapat hadir langsung di Berastagi untuk menyaksikan kekayaan budaya, serta potensi alam hortikultura kami dalam Festival Bunga dan Buah Tahun 2026,” ujar Wakil Bupati Karo pada saat menyampaikan undangan.

Konsul Jenderal India, Mr. Ravi Shanker Goel, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi undangan resmi yang diberikan.

Pihaknya menyatakan ketertarikan yang besar untuk terus mengeksplorasi potensi kemitraan yang saling menguntungkan, serta berkomitmen untuk menyelaraskan program-program kebudayaan, pariwisata dan pendidikan yang dapat disinergikan dengan Pemkab Karo ke depan.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Karo berharap Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 tidak hanya menjadi pesta rakyat lokal, tetapi juga menjadi pintu gerbang promosi pariwisata Karo di kancah internasional, khususnya bagi wisatawan dan investor dari India.

Festival Bunga dan Buah akan diisi parade mobil hias, busana bunga, makan buah gratis, pameran UMKM, hiburan dan pesta rakyat juga akan digelar berbagai lomba.

“Kami (Pemkab Karo-red) berharap festival ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pintu masuk penguatan kolaborasi dan kerja sama lintas institusi, khususnya dalam pengembangan potensi pertanian dan pariwisata.

Kabupaten Karo memiliki konektivitas alam dan budaya yang dapat dikembangkan bersama,” tutup Wabup Komando Tarigan.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Karo diantaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Karo Anderiasta Tarigan, AP, M.Si dan Kadis Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kab.Karo Juni Antoni Kemit, S.STP, M.Si.

Festival Bunga dan Buah Karo

Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo adalah festival budaya tertua di Kabupaten Karo, berlangsung sejak era 1980-an sebagai wujud syukur atas hasil bumi yang melimpah. Kini, festival ini berkembang menjadi event pariwisata nasional dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN).

Pengunjung dapat menikmati pawai karnaval mobil hias, fashion show, serta penampilan seni budaya Karo. Lebih dari 70 tenant UMKM turut meramaikan acara, menghadirkan produk lokal dan kuliner khas untuk mendorong ekonomi masyarakat.

Festival ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata Karo melalui perayaan budaya, pertanian, dan kreativitas lokal.

Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo merupakan tradisi sejak puluhan tahun lalu. Tradisi ini sempat terhenti saat krisis moneter melanda Indonesia.
Acara tahunan ini biasanya dilaksanakan di bulan Juli.

Di tahun 2026 ini, Pesta Bunga dan Buah sendiri dilaksanakan pada 30 Juli-1 Agustus yang dipusatkan di Taman Mejuah-juah, di Jalan Gundaling, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Dalam 5 tahun terakhir, Festival Bunga dan Buah di Karo ini sudah ditetapkan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata. KEN sendiri merupakan program pemerintah pusat untuk kegiatan pariwisata di daerah-daerah.

Sebagai informasi, Kabupaten Karo sendiri merupakan daerah pegunungan dengan tanah yang subur dan alam yang indah. Sehingga kebanyakan warga Karo merupakan petani buah, sayur, hingga bunga.

Festival Bunga dan Buah tahun ini berlangsung selama tiga hari dan menampilkan beragam kegiatan seperti parade budaya dan mobil hias, pertunjukan musik, makan buah gratis, hingga business matching untuk UMKM lokal. Event ini juga masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (R1)

Bagikan Ke :