Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, bersama Wakil Bupati, Komando Tarigan, SP menghadiri Perayaan Natal Gereja Bethel Indonesia (GWI) Kristus Raja Sumbul Kabanjahe, Selasa (6/1/2026).
Perayaan Natal ini mengangkat tema “Jemaat yang Berakar, Bertumbuh dalam Yesus” dengan ayat Alkitab Kolose 2:6–7 yang dibawakan oleh Pdt. Yosman B Tarigan.
Tema tersebut mengajak seluruh jemaat untuk semakin meneguhkan iman, berakar kuat di dalam Kristus, serta terus bertumbuh dalam kehidupan rohani yang diwujudkan melalui sikap dan perbuatan sehari-hari.
Tanah Karo Simalem yang Beriman, Damai dan Sejahtera

Dalam perayaan Natal yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, Bupati Karo menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh jemaat GWI Kristus Raja Sumbul Kabanjahe.
Bupati menyampaikan pesan persatuan, toleransi, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karo. Lebih lanjut ia menegaskan, Natal merupakan peristiwa suci yang membawa pesan cinta, damai, dan harapan bagi seluruh umat manusia, tanpa sekat perbedaan.
“Pesan Natal mengajak semua untuk saling mengasihi, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan. Itulah sejatinya makna Natal,” ujar Bupati.
Ia menyebutkan, keberagaman yang ada di Kabupaten Karo merupakan sebuah keniscayaan sekaligus anugerah Tuhan yang harus disyukuri, dijaga, dan dirawat bersama.
Menurutnya, patut disyukuri Kabupaten Karo, warganya hidup rukun di tengah perbedaan. “Keberagaman adalah anugerah Tuhan,” ucapnya.
Bupati Antonius Ginting juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Karo untuk terus melindungi, menjaga, dan memfasilitasi seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadahnya dengan aman dan damai.

“Menjaga keamanan dan kedamaian dalam beribadah adalah kewajiban pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus merawat kebersamaan dan menjamin seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman,” katanya.
Ia berharap momentum Natal ini dapat memperkuat persaudaraan, meningkatkan kasih, serta mendorong jemaat untuk berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Karo, agar Tanah Karo Simalem lebih Beriman, Damai dan Sejahtera. (R1)













Komentar