Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten Karo mengikuti penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN), yang dihadiri melalui zoom meeting di ruang Karo Command Center (KCC) Dinas Kominfo, Kantor Bupati Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe,, Jumat (21/11/2025).
Hadir mewakili Pemkab Karo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Karo, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd., Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Karo, Mulianta Tarigan, S.Sos serta perwakilan Bagian Kesra Setda Kabupaten Karo.
Acara penandatanganan berlangsung di Pendopo Sapta Taruna, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta dan penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto, bersama penyedia jasa konstruksi dan konsultan supervisi yang memenangkan paket pekerjaan SPPG 1 dan 2.
Penandatanganan dokumen kontrak merupakan komitmen pelaksanaan pembangunan fasilitas SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Adapun paket SPPG 3 direncanakan akan ditandatangani pada Senin, 24 November 2025.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Bisma Staniarto, menyampaikan bahwa desain pembangunan SPPG mengacu pada standar nasional, termasuk penggunaan konstruksi modular untuk percepatan pembangunan.
Pada kesempatan itu, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd menyambut baik penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN), yang dihadiri melalui zoom meeting.
“Pemkab Karo menyambut baik pembangunan SPPG sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat layanan gizi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya.
Pembangunan Gedung SPPG Cerdaskan Generasi Bangsa
Sementara itu, Dirjen Prasarana Strategis Bisma Staniarto mengatakan, pembangunan mengacu pada Kepmen PU Nomor 628/2025. Menurutnya, desain prototipe dapat mempercepat perencanaan dan pelaksanaan proyek.
“Sesuai prototipe, gedung SPPG memakai material dinding aman dari bakteri dan jamur. Adapun, plafon dan dinding tahan api digunakan pada area memasak,” kata Bisma, menjelaskan.

Bisma mengatakan, lantai bangunan dilapisi epoxy yang aman terhadap jamur. Nantinya, gedung akan dilengkapi tata udara, filter air bersih, dan instalasi air limbah.
Upaya ini memperkuat pelaksanaan Program MBG di berbagai wilayah. Pembangunan SPPG juga mendukung pemerataan infrastruktur pangan.
Paket SPPG 1 mencakup 78 lokasi di tujuh provinsi Sumatera. Wilayahnya meliputi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Sumsel.
Paket SPPG 2 terdiri atas 74 lokasi yang tersebar di sejumlah provinsi. Wilayahnya mencakup Babel, Bengkulu, Lampung, Kalbar, Kalteng, Kaltim, dan Kalsel.
Paket SPPG 3 mencakup 70 lokasi di berbagai provinsi Indonesia timur. Lokasinya berada di Banten, Jawa, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Paket ketiga akan ditandatangani pada 24 November 2025 mendatang. Proyek ini diharapkan mempercepat penyediaan dapur gizi sekolah.
Total pembangunan SPPG Tahun Anggaran 2025 mencapai 222 lokasi. Program ini ditargetkan memberi gizi seimbang bagi anak di seluruh daerah. (R1)













Komentar