Salak, Karosatuklik.com – Peneliti dari Politeknik Negeri Padang Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Kabupaten Pakpak Bharat untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengolahan, tata kelola, dan tata niaga komoditas gambir, Jumat (11/9/2026).
Tim ini dipimpin Dr. Nurul Fauzi, SE, MM.Ak, yang tengah menjalankan penelitian dalam Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI SAINTEK) dengan judul Living Lab Partisipatif: Mendorong Perubahan Perilaku dan Peningkatan Mutu melalui Perbaikan Tata Kelola dan Kesadaran Kualitas untuk Industri Gambir Lestari dan Berkelanjutan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
“Data yang kami peroleh menunjukkan hampir 70 persen gambir dunia disuplai dari Sumatera Barat, sisanya dari daerah lain termasuk Pakpak Bharat yang memiliki tanaman gambir berkualitas tinggi,” ungkapnya.
“Tantangan utama yang kami temukan adalah rendahnya pemahaman mutu di kalangan petani serta keterbatasan daya pasok,” jelas Dr. Fauzi.
Sementara itu Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melalui Sekretaris Daerah, Jalan Berutu, S.Pd, MM yang menerima kehadiran tim peneliti ini, menjelaskan beberapa potensi besar Pakpak Bharat khususnya potensi energi dan pertanian yang sangat melimpah, berpeluang besar, serta diminati pasar dunia.
Potensi utama kami adalah energi karena banyak sungai yang bisa dikelola menjadi sumber energi. Sekarang sedang berproses pembangunan beberapa pembangkit listrik.
“Kondisi geogerafis Pakpak Bharat yang berbukit sangat cocok dengan tanaman gambir yang saat ini terus kami kembangkan,” ujarnya.
Menurut Sekda Jalan Berutu, Pemerintah memberi dukungan serius diantaranya pembangunan infrastruktur berupa jalan yang memadai antara lain melalui Kuta Jungak yang saat ini bisa memangkas jarak khususnya ke Bandara Silangit,” tuturnya.
“Pakpak Bharat dimekarkan bukan karena kemiskinan, kami berangkat dari posisi minus, yang jauh dibawah posisi sekarang. Kalau dikatakan sama dengan daerah lain rasanya belum waktunya, namun kami sedang berupaya mengejar Kabupaten lain,” ucapnya.
“Mengenai komoditas unggulan Pakpak Bharat salah satunya, Gambir ini, memang cukup unik dan istimewa, dimana di Sumatera hanya ada daerah Pakpak Bharat dan Sumatera Barat yang memiliki komoditas ini,” ungkap Jalan Berutu menyampaikan pesan Bupati. (WES)
Baca Juga:
