TP PKK Sumut Monitoring Percontohan IVA Test di Pakpak Bharat

Pakpak Bharat, Sumut2432 Dilihat

STTU Julu, Karosatuklik.com – Ketua Tim Penggerak PKK Pakpak Bharat, Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan, meskipun kanker serviks dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan serius dan berbahaya bagi wanita, namun jenis penyakit yang disebabkan oleh inveksi Human Papilloma Virus (HPV) ini dapat dicegah melalui deteksi dini.

Kabar baiknya, jenis penyakit yang dikenal sebagai kanker serviks ini bisa dicegah melalui deteksi dini, dan salah satu metode deteksi dini yang mudah, murah, aman, dan efisien adalah dengan metode IVA TEST, jelas Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor.

Hal ini dia sampaikan dalam acara monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara pada kategori IVA TEST Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu tahun 2026, Rabu (24/6/2026).

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menetapkan kecamatan Sitellu Tali Urang Julu sebagai binaan kecamatan Iva test, mendorong peningkatan cakupan skrining kanker serviks melalui program Iva Test dan pemeriksaan HPV DNA.

Iva test dilakukan dengan mengoleskan larutan asam asetat 3-5 % pada leher rahim guna melihat adanya perubahan warna yang mengindikasikan lesi pra kanker.

“Pemeriksaan ini tidak membutuhkan waktu lama dan hasilnya diketahui secara langsung, dan dapat di fasilitas pelayanan kesehatan dasar seperti puskesmas,” ucapnya.

Monitoring Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara untuk kategori IVA Test di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU Julu) pada Rabu (24/6/2026) bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas deteksi dini kanker serviks.

Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) ini dipantau langsung sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menurunkan angka kanker leher rahim di tingkat daerah.

Melalui monitoring ini, TP PKK Pakpak Bharat menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kesehatan masyarakat, pemberdayaan perempuan, serta pembangunan desa yang lebih maju, sehat, dan berdaya saing. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar