Pimpin Apel Gabungan, Sekda Gelora Kurnia Ginting Singgung Pencegahan Rabies dan Pengendalian Hama Lalat Buah

Karo3287 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM, bertindak sebagai pembina apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, di halaman Kantor Bupati, Kabanjahe, Senin (12/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gelora Kurnia Putra Ginting, dalam arahannya menekankan sejumlah hal strategis terkait sektor pertanian, serta peningkatan kinerja pemerintahan tahun 2026.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mewujudkan Kabupaten Karo bebas rabies. Masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing diimbau untuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian agar hewan peliharaannya dapat diberikan vaksin rabies sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan dan keselamatan lingkungan sekitar.

Menurut Bupati, dalam mengantisipasi masuknya kasus rabies ke Kabupaten Karo perlu membangun sinergisitas dari seluruh lapisan elemen mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah desa.

“ntuk menghindari rabies, ia berharap warga yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dapat menjaga kesehatan hewannya, termasuk dengan melakukan vaksinasi bagi hewan peliharaan tersebut.

“Untuk itu, saya minta kepada dinas kesehatan untuk membuat surat edaran agar masyarakat kita bisa lebih berhati-hati, selain itu menyiapkan vaksin guna untuk upaya pencegahan penularan virus rabies di daerah kita,” pesannya.

Selain itu, Bupati Antonius Ginting juga menyoroti pentingnya pengendalian hama lalat buah yang berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil pertanian di Kabupaten Karo.

“Upaya pengendalian lalat buah dinilai perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan perangkat daerah terkait serta partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum evaluasi awal kinerja pemerintah dengan target bekerja lebih baik dibandingkan capaian tahun 2025. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan peningkatan kualitas perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan daerah. (R1)

Komentar