Kabanjahe, Karosatuklik.com – Berempati terhadap masyarakat terdampak abu vulkanik Gunung Api Sinabung, tidak memandang bantuan yang diberikan.
Sekecil apapun yang diberikan sangat berarti bagi mereka, terlebih di tengah pandemi Covid-19, digempur abu vulkanik lagi.
Seperti yang dilakukan PMI Kabupaten Karo, paska erupsi Sinabung, Senin (7/6/2021) di Kecamatan Naman Teran, yang merasakan kesusahan warga terdampak dengan langsung turun membagi bagikan masker serta mengedukasi warga tetap mematuhi protokol kesehatan serta nenghimbau warga menjauh dari zona-zona bahaya dari Gunung Sinabung.
Tidak hanya hadir saat pandemi Covid-19, seperti penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi baik di Kabanjahe maupun di kota wisata Berastagi, tapi juga berempati terhadap masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung.
Disamping itu, satu unit mobil tangki air milik PMI Kabupaten Karo terus bergerak melakukan penyiraman/pembersihan abu erupsi di badan jalan yang terdampak debu vulkanik cukup tebal.
Ketua PMI Kabupaten Karo, Farida Ariani Br Pelawi, SPd, MM, dampingi sejumlah relawan dan petugas PMI Kabupaten Karo, Senin (7/6/2021) petang, menyebutkan giat PMI Kabupaten Karo terus memobilisasi personil untuk melakukan assessment serta tetap berkoordinasi dengan instansi terkait, skala prioritas melakukan pembagian masker serta pembersihan jalan akibat dampak erupsi abu gunung Sinabung.
Edukasi Protokol Kesehatan
Disamping itu, lanjutnya lagi, para relawan mengedukasi warga mematuhi protokol kesehatan dan juga menghimbau untuk menjauhi zona larangan Gunung Sinabung.
“Mereka (warga terdampak) sedang susah, apalagi di saat Pandemi Covid, yang membuat ekonomi terasa sempoyongan diperparah lagi dampak abu vulkanik, tanaman pertanian warga yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga rusak parah,” tutur Farida Ariani Br Pelawi, SPd, MM Ketua PMI Kabupaten Karo periode 2020 – 2025. (R1)


