Polres Tanah Karo Apel Operasi Keselamatan Toba 2026, Tekankan Lalu Lintas Aman dan Humanis

Karo2483 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Sebagai langkah menekan angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban berlalu lintas, Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo resmi memulai Operasi Keselamatan Toba 2026 yang berlangsung selama dua minggu, tepatnya dari 2 hingga 15 Februari 2026.

Pelaksanaan apel gelar pasukan yang menandai dimulainya operasi tersebut berlangsung di lapangan Apel Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (02/2/2026) pukul 09.00 WIB.

Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Jonista Tarigan, S.H, serta dihadiri pejabat perwakilan Forkopimda Kabupaten Karo, Danki Bantuan Yonif 125/Simbisa, Kapten Inf Omrin Saut Hamonangan Lumban Raja, Kadishub Kabupaten Karo, Frolin Perangin-angin, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Karo Reza Fikri Darmawan, S.H., M.H., para pejabat terkait lainnya, seluruh PJU, para Kapolsek jajaran, serta personel Polres Tanah Karo.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Ops Kompol Jonista Tarigan, SH, membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan F. S.I.K, M.H.

Dalam arahannya, Kapolda Sumut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri dan instansi terkait atas sinergi serta kesiapan dalam pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026.

Kapolda menegaskan bahwa Kamseltibcarlantas merupakan kebutuhan mutlak yang harus dirasakan oleh seluruh masyarakat pengguna jalan, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.

“Apabila permasalahan lalu lintas tidak disikapi dengan langkah-langkah strategis dan berkelanjutan, maka akan menimbulkan kerugian besar, tidak hanya korban jiwa dan harta benda, tetapi juga berdampak pada sektor sosial dan ekonomi,” ujarnya.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ucap Kapolda.

Jumlah Tilang Menurun 46,2 Persen dan Pelanggaran Lalu Lintas Menurun 23,4 Persen

Ia juga memaparkan data kinerja penegakan hukum lalu lintas sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan pengurangan pelanggaran secara signifikan.

“Jumlah tilang turun dari 140.145 kasus menjadi 75.454 kasus, menurun sebesar 46,2 persen, sementara pelanggaran lalu lintas secara keseluruhan berkurang 23,4 persen,” ungkapnya.

Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara juga menurun sebesar 4,6 persen dengan korban meninggal dunia yang berkurang hingga 10,4 persen. Hasil ini dikaitkan dengan upaya berkesinambungan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

Operasi Keselamatan Toba 2026 dilakukan sejalan dengan inisiatif global Decade of Action for Road Safety 2021–2030, yang menargetkan pengurangan fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 50 persen.

Lima Pilar Keselamatan

Pelaksanaan operasi ini berorientasi pada lima pilar keselamatan jalan yakni manajemen keselamatan, infrastruktur, kendaraan, perilaku pengguna jalan, dan penanganan pasca kecelakaan.

Sebanyak 2.023 personel terlibat dalam operasi ini, yang berasal dari 100 personel Satgas Polda serta 1.923 personel Satgas dari jajaran Polres, Polresta, dan Polrestabes.

Target operasi mencakup pengawasan terhadap pengguna jalan, kendaraan angkutan umum dan pribadi, titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. (R1)

Komentar