Jakarta, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, yang diwakili Wakil Bupati, Komando Tarigan, S.P, menghadiri undangan Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) untuk berpartisipasi dalam Franchise & License Exhibition (FLEI) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di NICE PIK 2, Jakarta.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama WALI dengan Reed Panorama Exhibition ini menjadi ajang promosi dan pengembangan jejaring usaha di sektor waralaba, lisensi, serta produk unggulan daerah.
Dalam undangan tersebut, WALI mengajak Pemerintah Kabupaten Karo untuk berpartisipasi dengan menghadirkan stan pameran yang menampilkan potensi pariwisata dan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Karo.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Komando Tarigan didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, Sarjana Purba, S.STP, MM, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, S.STP, M.Si.
Partisipasi dalam FLEI 2026 menjadi peluang strategis bagi Kabupaten Karo untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk lokal ke pasar yang lebih luas, sekaligus membuka peluang kemitraan usaha dan investasi di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap produk unggulan UMKM semakin dikenal, daya saing pelaku usaha lokal meningkat, serta potensi daerah dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan.
FLEI Business Show 2026 Menjadi ajang Temu Bisnis dan Koneksi
Menurut Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Levita G. Supit yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Kadin bidang Franchise, Networking dan E Commerce, bisnis waralaba di Indonesia kini bernilai lebih dari Rp143 triliun dengan pertumbuhan rata-rata 10–15 persen per tahun, digerakkan oleh sektor makanan dan minuman, jasa, dan ritel. Pertumbuhan ini bertumpu pada satu hal yakni kemitraan antara pemilik merek dan mitra usahanya.

“Waralaba tumbuh karena kepercayaan, dan kepercayaan dibangun lewat pertemuan langsung. Di FLEI, calon mitra bisa berbicara dengan pemilik merek, bertanya, membandingkan, dan memastikan bisnis yang dipilih memiliki legalitas yang jelas. Hubungan yang dimulai dengan baik akan menjadi kemitraan yang sehat,” ujar Levita di Jakarta.
Dalam dunia usaha, satu pertemuan yang tepat sering kali bernilai lebih besar daripada modal. Semangat itulah yang diusung FLEI Business Show 2026, pameran franchise dan lisensi edisi ke-27 akan digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Nusantara International Convention & Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta.
Menghadirkan ratusan brand dari berbagai industri, FLEI tahun ini dirancang sebagai ruang temu bisnis, tempat pemilik merek bertemu calon mitra, pelaku usaha bertemu investor dan distributor, hingga pebisnis lokal membuka jejaring dengan pelaku usaha dari lima negara ASEAN. (R1)













Komentar