Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Bupati Karo: Menyelaraskan Pembangunan Daerah Dengan RAPBN 2026 dan 8 Agenda Utama

Karo3137 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes bersama Wakil Bupati Komando Tarigan, SP menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait penyampaian Nota Keuangan Tahun Anggaran 2025, Jumat (15/08/2025).

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Karo, Jalan Veteran Kabanjahe tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, didampingi Wakil Ketua Imanuel Sembiring dan Korindo S. Meliala.

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Karo, di antaranya Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Pandjaitan, perwakilan Kapolres Tanah Karo, perwakilan Kajari Karo, serta Danyonif 125/Simbisa Letkol Inf Haris Nur Priatno, S.Sos.

Jajaran pimpinan instansi vertikal, Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe, Pj. Sekdakab Karo Eddi Surianta Surbakti, para Asisten dan Kabag Setdakab Karo, para Kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Karo juga hadir mengikuti kegiatan ini.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI sebanyak dua sesi, yaitu pada pagi hari dengan agenda penyampaian capaian kinerja pemerintah, serta pada sore hari dengan agenda penyampaian Nota Keuangan.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Karo dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo untuk mendukung arah kebijakan nasional sekaligus menyelaraskannya dengan pembangunan daerah, demi mewujudkan Karo yang modern, unggul, dan sejahtera.

Dalam pidato kenegaraan itu, Presiden Prabowo memaparkan capaian kinerja pemerintah selama hampir 300 hari kepemimpinannya, serta menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I tahun 2025 mencapai 5,12 persen, di tengah tantangan perekonomian global yang penuh ketidakpastian.

Angka ini membuktikan ketahanan ekonomi kita di tengah tantangan global. Kita akan terus bekerja untuk memastikan pertumbuhan ini dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Presiden juga menekankan keberhasilan pemerintah menyelamatkan Rp300 triliun dari potensi kebocoran APBN dengan melalui langkah pengawasan yang ketat, transparansi anggaran, dan reformasi birokrasi di sektor keuangan negara.

“Setiap rupiah uang rakyat adalah amanah, kita tidak boleh membiarkan kebocoran, sekecil apapun, merugikan bangsa,” pungkasnya.

R-APBN 2026 dan 8 Agenda

Masih dalam pidatonya, Prabowo menguraikan R-APBN 2026, kita utamakan pada 8 agenda.

Pertama, kita harus terus wujudkan ketahanan pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa. Kita harus mencapai swasembada pangan, terutama beras dan jagung. Harga-harga stabil, petani makmur, nelayan sejahtera, dan konsumen aman. Indonesia harus berdaulat dalam urusan pangan.

Untuk itu, kita akan cetak sawah baru. Kita akan salurkan pupuk bersubsidi yang tepat sasaran. Kita akan dukung bibit-bibit unggul, alat mesin pertanian modern, dan pembiayaan murah, juga kita menjamin harga pembelian pemerintah untuk gabah.

Saudara-saudara sekalian, untuk lumbung pangan dan cadangan pangan Rp53,3 triliun kita siapkan. Subsidi pupuk tahun 2026 kita alokasikan Rp46,9 triliun untuk 9,62 juta ton pupuk.

Bulog-bulog kita perkuat sebagai penyangga stok pangan, pelindung petani, dan penjaga daya beli masyarakat. Hadirnya pemerintah sudah nyata dirasakan sejak awal 2025. Pemerintah memangkas 145 regulasi penyaluran pupuk yang rumit, 145 peraturan kita pangkas.

Hasilnya produksi beras meningkat. Stok beras di gudang pemerintah berada di atas 4 juta ton. Harga stabil, petani semakin sejahtera. Ke depan akan kita lanjutkan cerita sukses ini.

RAPBN 2026 akan alokasi Rp22,7 triliun untuk Bulog melakukan tugasnya. Secara keseluruhan Rp164,4 triliun akan kita alokasikan di tahun 2026 untuk penguatan ketahanan pangan nasional.

Kedua, kita perkuat ketahanan energi untuk kedaulatan bangsa. Produksi minyak dan gas kita tingkatkan. Harga energi kita jaga. Dan transisi menuju energi bersih kita percepat.

Subsidi energi harus adil, tepat sasaran. Bukan lagi dinikmati oleh mereka yang mampu. Energi baru terbarukan adalah masa depan. Kita harus genjot pembangunan pembangkit dari surya, dari hidro, dari panas bumi, dan dari bio energi.

Indonesia harus menjadi pelopor energi bersih dunia. Kita harus capai 100 persen pembangkitan listrik dari energi baru dan terbarukan dalam waktu 10 tahun atau lebih cepat. Saya yakin hal ini bisa dicapai.

Dari target dunia 2060 kita bisa mencapainya jauh lebih cepat. Dan rakyat kita dari kota hingga desa harus menikmati energi yang terjangkau dan berkelanjutan. Berbagai dukungan APBN untuk penguatan ketahanan energi ditempuh melalui subsidi energi, insentif perpajakan, pengembangan EBT, serta penyediaan listrik desa.

Secara keseluruhan di tahun 2026 dukungan fiskal pemerintah yaitu Rp402,4 triliun untuk ketahanan energi.

Ketiga kita bangun generasi unggul, anak-anak kita melalui Makan Bergizi Gratis. Generasi unggul lahir dari tubuh yang sehat, dengan gizi terpenuhi. Kita hilangkan stunting dalam waktu yang secepat-cepatnya. Program Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan di seluruh provinsi.

Dan terus dibangun agar menjangkau seluruh pelosok negeri. MBG kita targetkan mampu menjangkau 82,9 juta siswa, ibu hamil, dan balita, akan menerima manfaat asupan gizi optimal melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang dibangun di seluruh pelosok negeri.

Ke depan program ini akan efektif memberi manfaat lebih luas dan optimal bagi masyarakat. MBG meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita, kualitas SDM masa depan Indonesia, dan juga memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal yang akan tumbuh semakin kuat.

Menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru, dan memberdayakan jutaan petani, nelayan, peternak, dan pelaku-pelaku UMKM.

Alokasi anggaran untuk MBG tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp335 triliun.

Keempat, kita wujudkan pendidikan bermutu. Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mencetak SDM unggul yang berdaya saing global.

Pendidikan adalah instrumen untuk memberantas kemiskinan. Pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20 persen, yaitu sekitar Rp757,8 triliun untuk tahun 2026. Terbesar sepanjang sejarah NKRI.

Tapi kita harus waspada. Anggaran pendidikan harus tepat sasaran. Kita tingkatkan kualitas guru, perkuat pendidikan vokasi, selaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.

Pemerintah menyiapkan biaya siswa bagi siswa dan mahasiswa dengan program Indonesia Pintar untuk 21,1 juta siswa. KIP kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa. Dan peningkatan kualitas fasilitas sekolah kampus dialokasikan sebesar Rp150,1 triliun.

Untuk gaji guru, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta dosen dialokasikan sebesar Rp178,7 triliun. Tunjangan profesi guru non-PNS dan tunjangan profesi guru ASN daerah disiapkan secara memadai.

Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi kita perkuat sebagai jembatan pembangkit harapan bagi anak-anak miskin untuk meraih pendidikan terbaik.

Kita dorong LPDP untuk menyediakan beasiswa lebih masif lagi di berbagai universitas terbaik dunia. Tahun 2026 LPDP ditargetkan dapat memberi biaya siswa sebanyak 4.000 mahasiswa. Semua untuk mewujudkan generasi cerdas, inovatif, produktif yang siap bersaing di panggung global. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar