Ukir Sejarah, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sepakbola, Sport2368 Dilihat

Jakarta, Karosatuklik.com – Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan itu diperoleh Tim Garuda setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam Pukul 20.00 WIB (5/10/2026).

Momen kunci pertandingan terjadi saat eksekutor penalti terakhir Thailand, Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol ke gawang Indonesia. Sepakannya ke sisi kiri mampu dimentahkan penjaga gawang Indonesia Emil Audero. Indonesia pun unggul 4-2 atas Thailand melalui adu penalti.

Sebelumnya pada waktu normal dan extra time, Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2. Berikut jalannya pertandingan babak pertama, babak kedua, dan extra time.

Thailand langsung menguasai permainan. Pertahanan Indonesia dikepung. Barisan pertahanan Garuda tidak panik. Serangan War Elephant pun dengan mudah dipatahkan.

Dominasi Thailand itu tak bertahan lima menit. Setelahnya giliran Kevin Diks dan kawan-kawan menguasai permainan. Serangan demi serangan dibangun dan membuat bek Thailand keteteran.

Pada menit kedelapan, Indonesia melepas shoot on target pertama. Tembakan kaki kanan Mitchell baker tepat sasaran, tetapi masih bisa ditepis Saranon Anuin, kiper Thailand.

Pertahanan Thailand pun dikepung. Itu bertahan hingga menit ke-15. Setelah itu giliran Thailand melakukan serangan. Dari serangan balik, Chanathip Songkrasin melepas tembakan melambung.

Menit ke-19, Romeny menciptakan peluang emas pertamanya. Berawal dari umpan Diks di sisi kanan, sayangnya tembakan Romeny masih melambung di atas mistar gawang.

Semenit berikutnya, menit ke-20, sundulan Justin Hubner melakukan sundulan nyaris. Hanya menyamping dari mistar. Tak lama setelahnya Hubner diganjar kartu kuning usai melanggar Teerasak.

Pada menit ke-25 dan 26, Indonesia memiliki dua peluang emas. Sayangnya peluang tersebut masih bisa dimentahkan pertahanan Thailand. Hingga setengah jam berjalan, Indonesia tetap mendominasi.

Menit ke-31, Calvin Verdonk melalukan tembakan spekulatif dari luar kotak penalti. Tendangannya menyusur tanah dan keras, tetapi masih menyamping sedikit dari gawang usai membentur tanah.

Dalam 15 menit terakhir, terlihat transisi Thailand dan Indonesia sama-sama solid. Ini yang membuat kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang gol. Pemain-pemain kunci Indonesia bisa dikunci geraknya.

Setelah turun minum, Thom Haye diganti. John Herdman memasukkan Dean James. Ini artinya Calvin Verdonk digeser sebagai gelandang, sedangkan James mengisi flank kiri.

Seperti babak pertama, Thailand menguasai awal babak kedua. Lewat serangan balik berkali-kali tusukan dilakukan. Namun pertahanan Indonesia yang lugas masih bisa menghalaunya.

Pada menit ke-60, Rizky Ridho masuk menggantikan Luke Vickery. Bek Persija ini mengisi pos Kevin Diks, sedangkan pemain Borussia Monchengladbach tersebut naik menjadi winger.

Lima menit setelahnya, 65, Ragnar Oratmangoen ditarik dan diganti Ivar Jenner. Herdman sepertinya ingin menguatkan lini tengah, sebab Thailand mulai menguasai jalannya pertandingan.

Menit ke-69, umpan panjang Ivar Jenner melewati kepala pemain terakhir Thailand. Mitchell Baker lepas dari kawalan dan mendapatkan bola. Sayang, sepakannya masih menyamping.

Sengit saling jual beli serangan, Indonesia mendapat peluang. Romeny ditarik Nicolas Mickleson hingga terjatuh di depan kotak penalti. Kartu kuning kedua alias kartu merah untuk Mickelson.

Dean James mengambil tendangan bebas. Sepakannya menembus pagar betis dan membentur kaki Iklas Sanron yang baru baru. Kiper Thailand salah langkah. Gol untuk Indonesia.

Keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit. Tepat menit ke-87, Thailand menyamakan kedudukan lewat Iklas Sanron yang memanfaatkan bola lambung. Barisan pertahanan Indonesia lengah.

Hingga wasit asal Uzbekistan meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor imbang 1-1. Dengan ini pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time dua kali 15 menit.

Pada masa extra time, Thailand lebih dulu unggul 2-1 berkat gol Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111. Gol ini tercipta lewat skenario serangan balik memanfaatkan umpan matang di kotak penalti.

Indonesia menyamakan skor 2-2 enam menit setelahnya lewat sepakan Elkan meneruskan umpan tarik Rizky Ridho. Tidak ada gol tambahan sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tos-tosan.

Indonesia tampil sebagai pemenang dengan skor 4-2, setelah Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal memasukkan bola. Indonesia ukir sejarah, juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus gelar perdana di level Asia Tenggara.

Susunan Pemain

Indonesia: Emil Audero, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner (Shayne PAttynama 101′), Calvin Verdonk (Egy Maulana 101′), Joey Pelupessy, Thom Haye (Dean James 45′), Luke Vickery (Rizky Ridho 60′), Ragnar Oratmangoen (Ivar Jenner 65′), Ole Romeny (Rayhan Hanan 109′), Mitchell Baker

Thailand: Saranon Anuin, Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Nicholas Mickelson, Suphanan Bureerat (Waris Choolthong 53′), Sarach Yooyen, Kritsada Kaman (Peeradol Chamrasamee 90′), Kakana Khamyok (Iklas Sanron 79′), Chanathip Songkrasin (Seksan Ratree 63′), Supachai Chaided (Anan Yodsangwal 79′), Teerasak Poeiphimai (Jude Soonsup-Bell 63′). (R1)

Bagikan Ke :