Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Karo Terima STR TTIS Resmi dari Badan Siber dan Sandi Negara

Karo2356 Dilihat

Depok, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten Karo menghadiri kegiatan Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia serta Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) Tahun 2026.

Dalam agenda strategis nasional tersebut, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Karo, Hesti Maria Br Tarigan, SH, MH, didaulat menerima Surat Tanda Registrasi (STR) TTIS Kabupaten Karo yang diserahkan langsung Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, MM, M.Han di Kantor BSSN, Jakarta, Selasa (06/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Sumut 2, Sabam Rajagukguk, serta Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, M.Si dan Sekretaris Kementerian (Sesmen) UMKM, Loto Srinaita Ginting.

Untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara, penyerahan STR TTIS dan pengukuhan ini diikuti oleh 6 kabupaten/kota, yaitu:

  1. Pemerintah Kabupaten Karo
  2. Pemerintah Kabupaten Batu Bara
  3. Pemerintah Kabupaten Asahan
  4. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu
  5. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan
  6. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara

Penyerahan STR TTIS ini menandai kesiapan dan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Karo dalam memperkuat ketahanan ruang siber pemerintah daerah, mengamankan data publik, serta merespons berbagai potensi ancaman maupun insiden siber secara cepat dan terukur.

“Melalui pengukuhan ini, Dinas Kominfo Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM serta keandalan sistem keamanan informasi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan digital yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Karo,” ujar Hesti Maria Br Tarigan.

“Pengukuhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keamanan informasi bagi pengelola TTIS, wadah kolaborasi dan sinergitas TTIS dalam penanganan insiden, serta memberikan persepsi yang sama terkait pembentukan dan pembinaan TTIS,” tutupnya.

BSSN Perkuat Respons Insiden Siber di Sektor Pemerintahan

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, mengatakan kecepatan penanganan menjadi kunci ketika insiden siber terjadi. Karena itu, TTIS perlu memiliki kesiapan dalam mengidentifikasi aset, risiko, dan ancaman siber.

“Ketika insiden benar-benar terjadi, kecepatan penanganan oleh TTIS menjadi kunci,” kata Nugroho dalam sambutannya saat pengukuhan di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.

Nugroho juga mendorong penguatan sumber daya manusia dan penerapan prinsip Security by Design. Pengamanan berlapis dan Resilience by Architecture juga perlu diterapkan untuk memperkuat ketahanan sistem.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Sabam Rajagukguk menilai keberadaan TTIS penting untuk menjaga keandalan layanan publik. Gangguan pada satu sektor dapat berdampak terhadap pelayanan publik dan program strategis nasional.

Sabam meminta koordinasi dan kecepatan respons TTIS terus ditingkatkan. Upaya tersebut diperlukan agar perlindungan layanan digital dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.

Pengukuhan 59 TTIS Tahun 2026 berlangsung di Auditorium Roebiono Kertopati, Kantor BSSN, Depok. Kegiatan ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Registrasi kepada perwakilan tim termasuk Kabupaten Karo. (R1)

Bagikan Ke :

Komentar