Kapolres Tanah Karo Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Dampak Siklon Tropis Senyar

Karo3893 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Menyikapi situasi terkini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan resmi terkait terbentuknya Siklon Tropis Senyar di kawasan Selat Malaka pada 26 November 2025.

Fenomena ini berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Riau dalam 24 jam ke depan.

Polres Tanah Karo meneruskan imbauan kewaspadaan ini kepada seluruh masyarakat sebagai langkah cepat untuk mengantisipasi dini potensi risiko di lapangan.

Polres Tanah Karo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H, S.IK, M.M., M.Tr, Opsla, mengingatkan warga agar menjauhi kawasan bantaran sungai, mewaspadai tebing rawan longsor, pohon tumbang, serta genangan air, ucap Kapolres, Selasa (27/11/2025).

“Apabila membutuhkan bantuan evakuasi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center Polri 110. Polres Tanah Karo mengajak seluruh warga menjaga keselamatan bersama, tetap waspada, dan terus berdoa menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” pesannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan banjir, bantaran sungai, dan kawasan perbukitan yang berpotensi longsor.

Masyarakat diminta berhati-hati terhadap angin kencang, menghindari berada di bawah pohon besar, serta meminimalkan aktivitas luar ruangan saat hujan lebat,” ajak Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto.

BMKG : Waspada Siklon Tropis Senyar

Siklon Tropis Senyar terpantau dapat memicu hujan deras, banjir, banjir pesisir (rob), tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran akibat gelombang laut yang mencapai 2,5–4,0 meter di beberapa perairan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena ini membutuhkan kewaspadaan tinggi seluruh pihak mengingat dampak hidrometeorologi dapat terjadi secara tiba-tiba dan meluas.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, juga menekankan bahwa peringatan dini harus diterjemahkan menjadi langkah cepat untuk meminimalisir korban jiwa dan kerusakan. (R1)

Baca Juga:

  1. Kapolres Tanah Karo Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan, Deteksi Dini dan Pemetaan Wilayah Bencana
  2. Antisipasi Bencana, Polres Tanah Karo Gelar Rakor dan Pelatihan Pembentukan Tim SAR 2024

Komentar