TNI AU–RSAF Asah Kemampuan Penerbang Tempur

Nasional2404 Dilihat

Pekan Baru, Karosatuklik.com – TNI Angkatan Udara terus memperkuat hubungan bilateral dengan Republic Singapore Air Force (RSAF) melalui penyelenggaraan Bilateral Fighter Interaction (BFI) 14/26.

Latihan bersama ke-14 ini digelar di wilayah udara Riau, dengan Lanud Roesmin Nurjadin sebagai pangkalan penyiap sekaligus pendukung utama latihan.

Selama sepekan, mulai 9 – 13 Februari 2026, kedua angkatan udara mengasah kemampuan penerbang tempur melalui berbagai skenario latihan.

Materi latihan meliputi Air to Air Refueling (AAR) yang melibatkan pesawat tempur F-16 TNI AU dengan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) milik RSAF, serta latihan Basic Fighter Maneuver (BFM) untuk meningkatkan kemampuan pertempuran udara jarak dekat.

Latihan ini melibatkan para penerbang tempur terbaik TNI AU dari Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 Wing Udara 3.2., serta Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur.

Komandan Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur, Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, selaku Direktur Latihan BFI dari TNI AU, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan sarana strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur penerbang F-16.

“Latihan ini menjadi wahana penting untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan penerbang, khususnya dalam pelaksanaan Air to Air Refueling serta berbagai skenario latihan taktikal lainnya,” ujarnya.

Keberhasilan AAR tersebut, menurutnya, mencerminkan tingkat kepercayaan dan kerja sama yang solid antara TNI AU dan RSAF.

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung latihan bersama, baik berskala nasional maupun internasional.

“Keberhasilan Latihan Bersama BFI 14/26 menunjukkan kesiapan operasional TNI AU yang semakin adaptif dan modern dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan,” tegasnya. (R1)

Komentar