Jakarta, Karosatuklik.com – Heboh kabar sejumlah Jenderal Polisi ditangkap dan dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Berat, beredar di media sosial. Kabar ini banyak diunggah ke sejumlah akun medsos dan di grup awak media.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir merespons kabar penangkapan sejumlah jenderal yang disebut ditahan di Mako Brimob. Isir mengaku masih mengecek informasi terkait penangkapan tersebut. “Nanti kami cek ya,” kata Isir di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Meski telah merespons, Isir tak memberikan penjelasan secara terperinci ketika ditanya mengenai kebenaran informasi penangkapan tersebut. Dia juga tidak secara tegas membantah kabar yang beredar. “Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir sambil tersenyum.
Ketika ditanya lebih lanjut, Isir mengisyaratkan bahwa penjelasan mengenai persoalan tersebut akan disampaikan pada waktunya. “Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya,” katanya.
Pernyataan tersebut belum memastikan apakah benar terdapat penangkapan, pengamanan, ataupun pemeriksaan internal terhadap sejumlah jenderal Polri. Mabes Polri juga belum menjelaskan apakah Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) tengah menangani perkara yang melibatkan perwira tinggi sebagaimana informasi yang beredar.
Terkait Penyadapan
Informasi yang beredar menyebutkan, salah satu perwira tinggi yang dikabarkan ditangkap merupakan jenderal Polri berpangkat bintang empat berinsial L. Penangkapan tersebut juga dikaitkan dengan isu dugaan penyadapan sejumlah pejabat tinggi negara di lingkungan Istana.
Meski belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri mengenai identitas dan nama-nama perwira tinggi tersebut. Polri juga belum mengungkap dugaan perkara yang melatarbelakangi kabar penangkapan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Mabes Polri belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi tersebut, termasuk kebenaran informasi penahanan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. (AFU.Id)
