Prabowo Dorong Hilirisasi Pertanian dan Perikanan di 13 Wilayah

Nasional2385 Dilihat

Bogor, Karosatuklik.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan hilirisasi nasional perlu diperluas. Hilirisasi tidak hanya berfokus pada sektor energi dan mineral, tetapi juga mencakup pertanian serta perikanan.

Arahan tersebut disampaikan saat menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).

Pada pertemuan tersebut, pemerintah telah mengidentifikasi 13 wilayah yang akan menjadi pusat pengembangan program hilirisasi tahap berikutnya.

Selain itu, pemerintah juga tengah membidik investor di sejumlah sektor strategis, mulai dari waste to energy, sumber daya mineral, industri padat karya, garmen, hingga agrikultur.

Rosan menyampaikan apresiasi atas arahan Presiden Prabowo yang dinilai penting untuk mempercepat hilirisasi sekaligus meningkatkan nilai tambah investasi nasional.

“Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang,” tulis Rosan dalam unggahan Instagram @rosanroeslani.

Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 706.569 orang, meningkat 18,9% secara tahunan.

“Capaian realisasi investasi pada triwulan I 2026 tercatat Rp 498,8 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 706.569 orang atau naik 18,9% secara year on year,” kata Rosan, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut setara 24,4% dari target investasi nasional 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun. (R1/BeritaSatu)

Bagikan Ke :

Komentar