SMP Negeri 1 Kabanjahe Sosialisasi Aplikasi Kehadiran Siswa Berbasis NISN yang Real time ke Orang tua

Karo3552 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Di era digital saat ini, teknologi semakin memudahkan berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang terus berkembang adalah sistem absensi siswa berbasis aplikasi dengan notifikasi melalui WhatsApp kepada orang tua. Sistem ini membantu sekolah, guru, dan orang tua untuk memantau kehadiran siswa dengan lebih efisien dan transparan

Hal tersebut diketahui saat Sekolah SMP Negeri 1 Kabanjahe nenggelar sosialisasi dan uji coba Aplikasi Kehadiran Siswa dan Informasi (AKSI) di “Jambur Erlajar” SMP Negeri 1 Kabanjahe, Selasa (27/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh orang tua siswa, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Pengawas Sekolah, Guru, siswa, serta tim programmer dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo.

Aplikasi AKSI merupakan inovasi digital yang digagas Plt. Kepala SMP Negeri 1 Kabanjahe, Edward Perangin-angin, S.Pd, M.M.

Laporan Kehadiran Siswa Real-time ke Orang tua

Menurur Edward Perangin-angin, aplikasi ini berfungsi sebagai sistem absensi berbasis NISN yang secara otomatis mengirimkan notifikasi melalui WhatsApp kepada orang tua siswa mengenai kehadiran dan waktu kepulangan anak mereka.

“Aplikasi Kehadiran Siswa dan Informasi (AKSI) bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan karakter siswa melalui sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua,” terangnya.

Ia menjelaskan, fitur utama AKSI meliputi pencatatan kehadiran otomatis, rekap laporan kehadiran, notifikasi real-time ke orang tua, serta efisiensi dalam penggunaan waktu, tenaga, dan biaya.

“Harapannya, AKSI menjadi media kontrol dan komunikasi yang membangun kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang siswa,” ucap Edward.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Anderiasta Tarigan, A.P., M.Si., turut memberikan apresiasi atas terobosan inovasi ini.

“Kami sangat mendukung inovasi yang dilakukan oleh SMP Negeri 1 Kabanjahe di bawah kepemimpinan Edward Perangin-angin,” ucapnya.

“Aplikasi AKSI mampu menciptakan komunikasi yang intensif dan real-time antara guru, orang tua, dan peserta didik. Hal ini tentu akan mendukung pendampingan tumbuh kembang anak secara optimal,” jelas Anderiasta Tarigan.

“Dengan kepedulian bersama, kita harap semangat belajar anak-anak kita semakin tumbuh. Mari kita jaga ekosistem pendidikan yang saling peduli,” ujarnya.

Sebagai informasi, pengembangan AKSI merupakan hasil kolaborasi antara SMP Negeri 1 Kabanjahe dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, dalam rangka mendukung penerapan teknologi informasi yang efektif dan efisien di lingkungan pendidikan.

Aplikasi absensi siswa dengan WhatsApp notifikasi kepada orang tua adalah inovasi yang membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Sistem ini meningkatkan efisiensi, transparansi, dan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Meskipun ada tantangan dalam implementasinya, solusi yang tepat dapat membantu sekolah untuk mengadopsi teknologi ini dengan sukses.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, aplikasi seperti ini akan menjadi standar baru dalam pengelolaan absensi siswa di masa depan. (R1)

Baca Juga:

  1. Hadiri Konsolidasi SPMB 2025, Bupati Karo Teken Komitmen Wujudkan Penerimaan Siswa yang Bersih dan Transparan
  2. Tunjangan Guru ASN Daerah Ditransfer Langsung ke Rekening Masing-masing
  3. KPK Ingatkan 8 Area Intervensi Pencegahan Korupsi, Bupati Antonius Ginting: Pemkab dan DPRD Karo Berkomitmen Cegah Korupsi

Komentar