Euro 2021: Duel Inggris vs Jerman, Rival Bebuyutan dengan Sejarah Panjang

Sepakbola, Sport1728 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Pertandingan babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) antara Inggris vs Jerman di Stadion Wembley, London pada Selasa (29/6/2021) malam bakal menghadirkan lima duel kunci di sejumlah posisi.

Duel di lima posisi ini kiranya bakal menentukan hasil laga. Seperti enam pertandingan babak gugur sebelumnya, laga ini pun berpotensi menghadirkan kejutan dengan banyak gol.

Joachim Loew, pelatih Jerman, menegaskan tampil di depan publik Inggris sama sekali tak akan meruntuhkan mentalitas pemain. Sebaliknya, situasi ini akan dimanfaatkan untuk menekan balik tuan rumah yang dikenal punya suporter fanatik.

Pada saat yang sama pelatih Inggris Gareth Southgate diserang cibiran dan kritik. Penampilan The Three Lions selama fase grup dinilai jauh dari memuaskan jika dikorelasikan dengan daftar pemain. Inggris belum menemukan komposisi terbaiknya.

Terlepas dari itu, Loew dan Southgate tak ragu mengatakan sudah menyiapkan komposisi ideal agar bisa melaju ke babak perempat final. Berikut ini lima perbandingan kekuatan Inggris vs Jerman di 16 besar Euro 2020:

1. Jordan Pickford vs Manuel Neuer

Neuer jelas lebih matang dan berpengalaman. Kiper 35 tahun ini telah membela Der Panzer sejak 2009 dan sudah merengkuh trofi Piala Dunia. Selama 2021, termasuk di Euro 2020, Neuer kebobolan delapan kali.

Selama 2021 gawang Inggris hanya kebobolan sekali, yakni dari Polandia namun ketika itu yang tampil Nick Pope. Sedangkan Jordan Pickford sama sekali belum pernah memungut bola dari gawang. Dengan performa yang impresif ini, kiper Everton ini siap berusaha menghentikan perjalanan Neuer di pentas Piala Eropa.

2. John Stones vs Mats Hummels

Hummels membuka Piala Eropa 2020 dengan gol bunuh diri. Namun, ia tampil impresif saat melawan Portugal. Menjelang bentrok dengan Inggris, Hummels harus bersiap menghadapi kecepatan-kecepatan pemain macam Raheem Sterling juga membendung naluri gol Harry Kane.

Dari empat bek tengah Inggris di Euro 2020, hanya John Stones yang tampil dalam tiga laga secara beruntun. Pemain Manchester City ini dingin saat duel satu lawan satu. Dengan postur mencapai 188 centimeter juga lihai dalam duel-duel di udara.

John Stones akan dapat ujian serius dari pemain-pemain depan Jerman macam Kai Havertz dan Serge Gnabry.

3. Toni Kroos vs Kalvin Phillips

Sama-sama tak tergantikan selama babak grup, Toni Kroos dan Kalvin Phillips bakal banyak beradu kecerdikan dan kecerdasan.

Kroos sebagai motor serangan di tengah bakal dibendung habis-habisan oleh Phillips agar tak bisa mengembangkan kreativitas.

Jam terbang Phillips di pentas internasional memang belum tinggi. Gelandang bertahan Leeds United ini baru punya 11 caps bersama Inggris. Keberhasilan Philips membendung Luka Modric, kini Kroos jadi tujuan untuk ‘dimatikan’.

4. Raheem Sterling vs Kai Havertz

Lini depan Inggris dan Jerman sama-sama terlihat tak istimewa di pesta sepak bola Benua Biru empat tahunan ini. Dari ketidakistimewaan itu muncul dua nama yang sedikit menghibur, Raheem Sterling dan Kai Havertz.

Keduanya sama-sama mengoleksi dua gol. Sebagai penyerang muda, keduanya sama-sama mengandalkan kecepatan dan akurasi sebagai senjata.

Duel Sterling vs Havertz ini diyakini menjadi era baru persaingan Inggris vs Jerman di dekade ketiga milenium.

5.Harry Kane vs Thomas Muller

Walau belum bersinar di Piala Eropa 2020 ini, peran Kane dan Muller tak bisa dikesampingkan. Keduanya inspirasi bagi tim. Setelah sama-sama tak mencetak gol di babak grup, banyak yang meyakini Muller dan Kane akan mendobrak.

Dari faktor sejarah, kedua patut diperhitungkan. Muller dua kali membobol gawang Inggris, dan Kane mengoleksi satu gol saat lawan Jerman. (R1/cnnindonesia.com)