Kabanjahe, Karosatuklik.com – Pemerintah Kabupaten Karo menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Lapangan Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe, Jumat (2/5/2026).
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Ditegaskan bahwa Hardiknas jadi momentum refleksi untuk menghidupkan spirit pendidikan nasional yang memuliakan manusia sesuai ajaran Ki Hajar Dewantara: asah, asih, asuh.
Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo, Kemendikdasmen menerapkan Pembelajaran Mendalam dengan 5 kebijakan strategis: revitalisasi & digitalisasi sekolah, peningkatan kualitas guru, penguatan karakter ASRI, gerakan literasi-STEM-TKA, dan perluasan akses pendidikan inklusif.
“Kebijakan mutu pendidikan butuh tiga M: Mindset maju, Mental kuat, dan Misi lurus,” tegas Bupati mengutip amanat Mendikdasmen.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang unggul dan berkualitas serta merata bagi seluruh masyarakat.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional merupakan wujud kepedulian terhadap pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menyebut, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta membentuk peradaban yang unggul.
Hal tersebut sejalan dengan cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk manusia yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki tanggung jawab sosial.
Pada kesempatan itu, Bupati Karo juga juga mengingatkan kembali jasa Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional yang telah meletakkan dasar penting dalam sistem pendidikan di Indonesia.
“Semangat Ki Hajar Dewantara harus terus kita implementasikan dalam dunia pendidikan, yakni melalui nilai asah, asih, dan asuh dalam mendidik generasi bangsa,” pesannya.
Sementara itu, Wakapolres Karo Kompol Gering Damanik, S.H menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar yang optimal.

“Polri, khususnya Polres Karo, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta mendukung program pendidikan, agar generasi muda dapat berkembang tanpa hambatan,” ujarnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh makna, mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam membangun masa depan pendidikan di Kabupaten Karo yang lebih baik.
Uniknya, dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 itu, seluruh peserta hadir memakai ciri khas budaya Karo, uis beka buluh. (R1)













Komentar