Kantor Staf Presiden dan Pemkab Karo Cari Solusi Terkait LUT Tahap Ketiga Pengungsi Sinabung di Siosar

Karo1698 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Kantor Staf Presiden (KSP) menggelar rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait persoalan lahan usaha tani (LUT) untuk pengungsi relokasi tahap ketiga di Kawasan Siosar, Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/12/2021).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari sengketa lahan LUT yang akan diserahkan kepada para pengungsi Sinabung namun diklaim oleh masyarakat desa setempat.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Karo, Juspri Nadeak mengungkapkan pihaknya mengalami kesulitan dalam upaya penyiapan lahan usaha tani yang akan diserahkan kepada para pengungsi yang mengikuti program relokasi tahap 3.

Masalahnya, lanjut dia, lokasi yang ditetapkan sebagai LUT diklaim oleh masyarakat desa yang ada di sekitar kawasan tersebut.

“Proses negosiasi dengan masyarakat sekitar menemui jalan buntu. Kami berharap pemerintah pusat dapat memfasilitasi negosiasi dengan masyarakat,” ucap Juspri dalam paparannya.

Potensi Konflik Sangat Tinggi

Kantor Staf Presiden (KSP) menggelar rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait persoalan lahan usaha tani (LUT) untuk pengungsi relokasi tahap ketiga di Kawasan Siosar, Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/12/2021).

Hal senada dikatakan Kapolres Tanah Karo, AKBP Yustinus Setyo, potensi konflik antara masyarakat pengungsi dengan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut sangat tinggi.

“Kami berharap negosiasi bisa berjalan dengan lancar hingga masyarakat bisa tinggal berdampingan dengan nyaman,” ujarnya.

Sedangkan, Dandim O205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, yang ikut dalam pertemuan mengatakan pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah. Dia berharap proses relokasi bisa berjalan dengan lancar hingga masyarakat pengungsi bisa tinggal di tempat yang baru.

Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting berharap solusi yang dihadirkan bisa menjadi langkah baru terkait konflik LUT di kawasan Siosar.

Ia berharap alternatif bisa diterima masyarakat hingga proses penyerahan LUT kepada pengungsi tahap ketia bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KSP karena telah memfasilitasi pertemuan ini dan diharapkan dapat diperoleh solusi yang dapat diterima semua pihak,” ucapnya.

Mematuhi ketentuan hukum

Kantor Staf Presiden (KSP) menggelar rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait persoalan lahan usaha tani (LUT) untuk pengungsi relokasi tahap ketiga di Kawasan Siosar, Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/12/2021).

Dalam pertemua tersebut Deputi II KSP, Abetnego Tarigan menanggapi penanganan bencana seyogyanya dikerjakan tanggap dan persisten. Selain itu, para pihak dalam menyelesaikan konflik harus mengutamakan negosiasi dan kepentingan bersama.

“Namun harus tetap mengedepankan negosiasi dengan prinsip mematuhi ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Selain dari pemerintah kabupaten Karo, perwakilan Forkompida Karo, turut serta hadir, Kepala BPN Kab. Karo, perwakilan Polda Sumatera Utara, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (R1)

Baca juga: 6 Tahun LUT Relokasi Tahap III Hanya Janji, Warga Siapkan Dapur Umum di DPRD Karo