Kapolri Beri Lampu Hijau Pramusim Liga, Ketum PSSI: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Presiden

Sepakbola, Sport676 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan mengaku sangat bersyukur Polri mengeluarkan izin turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

PSSI pun berjanji untuk menggulirkan turnamen sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang sudah disepakati.

Pemberian izin turnamen Pramusim diberikan usai Kapolri Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Mabes Polri, Kamis (18/2/2021). Penguman langsung disampaikan oleh Kapolri.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo, Menpora Zainudin Amali dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Kami siap menggelar turnamen pramusim sesuai protokol kesehatan yang baik,” kata Iriawan dalam keterangan resminya.

Piala Menpora

Iriawan mengatakan turnamen pramusim menjadi ajang percontohan kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Seperti penerapan protokol kesehatan hingga komitmen suporter untuk tidak datang ke stadion dan menggelar nobar alias nonton bareng.

“Dengan adanya turnamen pramusim semua bisa melihat penerapan disiplin protokol kesehatan, karena kita belum pernah mencobanya,” tambah lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Sehingga ini jadi evaluasi untuk bergulirnya Liga 1 dan 2 mendatang.”

GBK 3

“Selain itu, bisa jadi ajang pemanasan tiap klub untuk melakukan seleksi pemain sebelum dikontrak sebelum tampi dalam kompetisi sesungguhnya.”

Untuk turnamen pramusim 2021 nanti PSSI sudah menetapkan title turnamen menjadi Piala Menpora 2021. Rencananya akan diikuti 20 klub dengan komposisi 18 klub Liga 1 serta 2 klub Liga 2.

Dua tim dari Liga 2 yaitu PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Adapun Piala Menpora 2021 akan dimulai pada 20 Maret dengan durasi selama 37 hari.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan kesempatan turnamen pramusim bisa bergulir.

“Ini sekaligus menjadi ujian, apakah hal-hal yang sudah disampaikan pada saat memohon izin dari pihak PSSI dan LIB itu dipatuhi tidak,” ujar Zainudin Amali.

“Polri akan melihat itu, kalau turnamen pramusim ini berhasil dengan baik. maka tentu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022,” pungkas menteri asal Gorontalo tersebut.

Lampu Hijau

Sebelumnya juga dikabarkan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengizinkan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola tanah air di tengah situasi pandemi Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, keputusan ini diambil usai pihaknya melakukan kajian mendalam.

GBK 2

Protokol Kesehatan Secara Ketat

“Kami kemudian melaksanakan rapat koordinasi, kita mencoba untuk kemudian mempelajari bersama terkait dengan kondisi terkini yang ada. Bahwa olahraga, khususnya Sepak Bola tetap harus berjalan,” kata Listyo Sigit usai menerima kunjungan Menpora di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Kendati demikian, Kapolri menekankan, semua pihak harus mempedomani bahwa keselamatan rakyat tetap salah satu faktor yang utama.

Oleh karena itu, penyelenggara kompetisi sepak bola tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Dalam rapat kita sepakat untuk kita berikan kesempatan. Tentunya dengan catatan bahwa penegakan Prokes itu menjadi syarat utama. Dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub bola, pemain, suporter di manapun nantinya apabila ini diselenggarakan penegakan prokes itu jadi prioritas,” tekan Kapolri.

Menjaga Komitmen

Untuk itu, Polri, kata Sigit memberikan kesempatan bagi pihak-pihak penyelenggara untuk menyelenggarkan pra kompetisi.

Hal ini, tekan Sigit, untuk melihat komitmen dan sudah sesuai atau tidaknya penegakan protokol kesehatan ketika nanti kompetisi benar-benar bergulir.

“Kalo syarat itu bisa dilaksanakan, kita evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggara kegiatan bisa semakin baik. Tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen,” pungkas Listyo Sigit. (suara.com)