Status Gunung Sinabung Masih Tetap Siaga, Kapolres Karo Lepas Personel BKO Satbrimob dan Ditsamapta Polda Sumut

Karo2701 Dilihat

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, secara resmi melepas keberangkatan kembali personel BKO Satbrimob dan Ditsamapta Polda Sumatera Utara ke satuan masing-masing setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan dalam penanganan dampak erupsi Gunung Api Sinabung.

Pelepasan tersebut berlangsung di Mapolres Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Senin (7/9/2026) pagi. Dalam kesempatan itu, Kapolres Karo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel BKO yang telah membantu jajaran Polres Karo dalam memberikan pelayanan, pengamanan, serta penanganan terhadap masyarakat terdampak erupsi.

“Terima kasih kepada seluruh personel BKO yang telah melaksanakan tugas mulia dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.

Tentunya, kehadiran rekan-rekan sangat membantu kami, khususnya dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat kita yang terdampak erupsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Pebriandi mengatakan, meski intensitas erupsi Gunung Sinabung mulai mengalami penurunan, kondisi gunung api aktif tersebut masih berstatus Siaga. Karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas.

“Kita bersyukur intensitas erupsi mulai berkurang, tetapi statusnya masih Siaga. Jadi kita tetap harus waspada dan siaga. Tidak menutup kemungkinan ke depan Polres Karo kembali membutuhkan dukungan personel apabila situasi mengharuskan,” imbuh mantan Kapolres Pakpak Bharat itu.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kesiapan seluruh unsur, terlebih kondisi aktivitas gunung api dapat berubah sewaktu-waktu.

Polri, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, PVMBG, serta unsur terkait lainnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres juga mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar aktivitas Gunung Sinabung segera berhenti sehingga kondisi kembali normal dan masyarakat yang terdampak dapat beraktivitas dengan aman.

“Semoga erupsi ini segera berhenti dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Kita juga mengetahui beberapa gunung api di Indonesia mengalami aktivitas serupa pada saat bersamaan.

Karena itu, kita harus tetap waspada dan mengikuti setiap informasi resmi dari pihak berwenang,” pungkasnya.

“Kita berharap dan berdoa semoga semua gunung api di Indonesia yang belakangan ini erupsi cepat berakhir dan kehidupan masyarakat sekitar gunung tersebut dapat kembali normal,” harapnya.

Aktivitas Gunung Sinabung Masih Fluktuatif, Status Tetap Siaga Level III

Sementara itu, Redaksi Karosatuklik.com melaporkan aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih berfluktuatif. Meski belum terjadi peningkatan status, gunung api tersebut tetap berada pada Status Siaga (Level III).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Purba, mengatakan kolom asap masih teramati membumbung tinggi dari kawah dengan warna putih, menandakan aktivitas vulkanik masih berlangsung.

“Masih siaga. Aktivitasnya masih fluktuatif, dan asapnya masih tinggi berwarna putih,” ujar Armen Purba, Sabtu (5/9/2026) saat dimintai keterangannya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak memasuki kawasan berbahaya dalam radius yang telah ditetapkan. Warga juga diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi perubahan aktivitas Gunung Sinabung. (R1)

Bagikan Ke :