Medan, Karosatuklik.com – Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Sumut diberangkatkan menuju Kabupaten Karo dalam rangka Operasi Aman Nusa II Tanggap Bencana Erupsi Gunung Sinabung, Senin 31 Agustus 2026.
Para personel membawa perlengkapan operasional serta dukungan kendaraan taktis dan dapur lapangan sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai kebutuhan di lokasi penugasan.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. M. Rendra Salipu, menegaskan bahwa pengerahan personel merupakan wujud kesiapsiagaan sekaligus komitmen Brimob untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Brimob Polda Sumut siap hadir dan membantu masyarakat yang terdampak maupun yang membutuhkan bantuan. Kita tidak hanya datang untuk melaksanakan tugas, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini,” ujarnya.
Kombes Pol. M. Rendra Salipu meminta seluruh personel yang ditugaskan untuk mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Utamakan keselamatan, tetap humanis, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan kehadiran kita sebagai bentuk nyata pengabdian dan kepedulian Brimob kepada masyarakat,” ucapnya.
Sebanyak 100 personel tersebut disiagakan untuk membantu penanganan situasi bencana, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung proses evakuasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Dapur lapangan turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan makanan dalam kondisi darurat, sementara kendaraan taktis disiagakan guna menunjang mobilitas dan respons cepat personel di lapangan.
Bagi Brimob Polda Sumut, keberangkatan ini bukan sekadar pergeseran pasukan. Ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Karo: Anda tidak sendiri.
Ketika gunung menunjukkan aktivitasnya, Brimob memilih untuk mendekat. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, Brimob siap bergerak.
Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan”, 100 personel Brimob Polda Sumut berangkat membawa tugas, kepedulian, dan harapan untuk dapat membantu masyarakat Kabupaten Karo menghadapi situasi erupsi Gunung Sinabung.
Brimob Polda Sumut hadir. Siap membantu. Siap mendampingi. Siap bersama masyarakat.
Gunung Sinabung Naik Status jadi Siaga

Sebelumnya dikabarkan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) naik status dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) menyusul peningkatan aktivitas vulkanik dan erupsi yang menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 3.500 meter dari puncak gunung.
Berdasarkan Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 1441.Lap/GL.03/BGL/2026, yang diterima di Karo, Senin, Badan Geologi menetapkan kenaikan status tersebut mulai Senin (31/8) pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Kolom abu erupsi mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Kolom erupsi teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah timur hingga tenggara. Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter dan masih berlangsung saat laporan khusus diterbitkan.
Peningkatan aktivitas juga ditunjukkan oleh kegempaan Gunung Sinabung. Pada 31 Agustus 2026, tercatat sebanyak 85 kali gempa vulkanik, satu kali gempa hembusan, dan satu kali tremor harmonik.
Badan Geologi menyatakan erupsi tersebut merupakan erupsi awal, sehingga masih terdapat kemungkinan terjadinya erupsi yang lebih besar
Seiring kenaikan status menjadi Level III (Siaga), masyarakat, pengunjung, dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. (R1)













Komentar