Juhar, Karosatuklik.com – Berawal dari informasi masyarakat, jajaran Polsek Juhar bergerak cepat mengungkap dugaan penanaman ganja di kawasan perladangan Lau Rengu, Desa Namosuro, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo.
Dalam pengungkapan tersebut, tiga pria yang diduga terlibat berhasil diamankan bersama puluhan batang tanaman yang diduga ganja.
Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi, melalui Kapolsek Juhar AKP Pelita Ginting, Jumat (5/6/2026),
menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan tanaman mencurigakan di sebuah perladangan.
“Menindak lanjuti informasi tersebut, personel Polsek Juhar langsung melakukan penyelidikan ke lokasi dan menemukan tanaman yang diduga ganja. Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial J (44), yang diduga sebagai salah satu pemilik tanaman tersebut,” ujar AKP Pelita Ginting.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka J mengakui tanaman tersebut dimiliki bersama dua rekannya. Berdasarkan pengembangan, petugas kemudian mengamankan dua pria lainnya, masing-masing berinisial S (50) dan M.S.G (29), di Desa Namosuro, Kecamatan Juhar.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 20 batang tanaman yang diduga ganja dengan tinggi bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Tanaman tersebut masih dalam kondisi basah dan terdiri dari daun, ranting, serta batang.

Selanjutnya, ketiga tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Juhar sebelum diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Karo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
AKP Pelita Ginting menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana narkotika, termasuk upaya budidaya tanaman ganja yang berpotensi merusak generasi muda.
“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini dapat segera terungkap,” pungkasnya. (R1)













Komentar