Medan, Karosatuklik.com – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 di Open Stage PRSU Tapian Daya, Medan, Jumat (3/7/2026).
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Dahlia Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, M.M, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karo, Ny. Rehmilna Gelora Kurnia Putra Ginting, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.
PRSU ke-50 secara resmi dibuka Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc, yang membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara. Bobby Nasution.
PRSU tahun ini mengusung tema “Harmoni Emas” sebagai semangat memperkuat promosi potensi budaya, ekonomi, dan investasi daerah menuju Sumatera Utara yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, sekretaris daerah kabupaten/kota, kepala OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Ketua dan Badan Pengawas Yayasan PRSU, perwakilan Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Malaysia, serta para undangan lainnya.
Sarana Mempromosilan Kekayaan Seni dan Budaya, Pariwisata dan Pertanian Karo

Dalam kesempatan itu Bupati Karo menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Karo dalam PRSU ke-50 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas maupun calon investor.
“Melalui stan pameran Kabupaten Karo, Pemerintah Kabupaten Karo menampilkan berbagai produk unggulan UMKM, hasil pertanian, kekayaan seni dan budaya, potensi pariwisata, serta peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Karo,” ujarnya.
“Keikutsertaan Kabupaten Karo pada PRSU merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi unggulan yang kita miliki.
Diharapkan ajang ini mampu meningkatkan daya saing daerah, memperluas pemasaran produk UMKM, menarik investasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karo,” ujar Bupati Antonius Ginting.
Pemkab Karo Dukung PRSU: Perkuat Kerjasama Daerah

Ia juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan PRSU ke-50 yang dinilai menjadi ajang strategis dalam mempromosikan potensi daerah serta memperkuat sinergi antar kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Bupati Antonius Ginting mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karo mendukung penuh penyelenggaraan PRSU sebagai wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari sektor UMKM, pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga seni dan budaya Karo, tuturnya.
“PRSU merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Karo kepada masyarakat luas maupun para investor.
Kami berharap keikutsertaan Kabupaten Karo dalam PRSU ke-50 tahun ini dapat membuka peluang kerja sama, meningkatkan promosi produk unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan PRSU sebagai sarana hiburan, edukasi, dan promosi daerah, sekaligus mempererat persatuan dalam semangat kebersamaan membangun Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Karo yang maju, unggul, dan berkelanjutan.
PRSU ke-50 berlangsung mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 dengan diikuti seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara serta satu peserta dari negara sahabat, yaitu Pulau Pinang, Malaysia.
Pemerintah Kabupaten Karo mengajak masyarakat untuk mengunjungi Paviliun Kabupaten Karo dan menyaksikan beragam produk unggulan, seni budaya, serta potensi daerah yang ditampilkan selama pelaksanaan PRSU.
Harmoni Emas: Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. menyampaikan bahwa malam pembukaan ini menjadi penanda perjalanan panjang selama lima puluh tahun PRSU yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Sumatera Utara.
Selama lima dekade, PRSU berkembang menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, investor, insan seni budaya, komunitas kreatif, hingga generasi muda.
Di tempat inilah potensi daerah dipertemukan dengan peluang investasi, inovasi dipertemukan dengan pasar, serta kekayaan budaya dipertemukan dengan dunia.
Ia menjelaskan, tema PRSU ke-50 tahun ini, “Harmoni Emas: Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi”, memiliki makna yang mendalam.
Harmoni menggambarkan kehidupan masyarakat Sumatera Utara yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, adat istiadat, dan bahasa sebagai kekuatan pemersatu.
Emas Melambangkan Kualitas, Kemajuan dan Optimisme

Sementara emas melambangkan kualitas, kemajuan, optimisme, dan tekad untuk terus membawa Sumatera Utara menjadi daerah yang unggul, produktif, kompetitif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap PRSU ke-50 menjadi momentum untuk melahirkan kerja sama investasi, memperluas akses pasar produk lokal, meningkatkan transaksi perdagangan, memperkuat promosi pariwisata, sekaligus membangun optimisme bahwa Sumatera Utara siap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar mantan Bupati Asahan. (Robert Tarigan, SH)













Komentar