Bongkar Kebohongan Terkait Kematian Dante, Kriminolog Usul Tamara Tyasmara Diperiksa Lie Detector

Nasional5447 x Dibaca

Jakarta, Karosatuklik.com – Kriminolog Haniva Hasna melihat ekspresi tak wajar Tamara Tyasmara terkait kematian Dante, anaknya dengan Angger Dimas.

Melihat ini, Haniva menilai perlu menjalani pemeriksaan lie detector atau tes kebohongan pada Tamara Tyasmara soal kematian Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante (6).

Kriminolog Haniva Hasma menyoroti sikap janggal Tamara ketika anaknya meninggal dunia.

“Karena ibunya menunjukkan ekspresi tidak wajar,” kata Kriminolog Haniva Hasna.

“Semua ibu-ibu tidak akan menunjukkan ekspresi demikian ketika kehilangan,” tegasnya.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Tamara tampak tenang ketika sang anak meninggal dunia.

Ia bahkan sempat menolak melihat CCTV yang disodorkan oleh pihak kolam renang soal kematian anaknya.

Padahal wajarnya, menurut Haniva, Tamara akan langsung mengecek seluruh CCTV di kolam renang saat Dante meninggal.

“Misal dari CCTV sana hanya menunjukkan anak ini tenggelam, coba dari CCTV sana, karena sejatinya ibu adalah penolong, pelindung melebihi ayah,” beber Haniva.

Sehingga menurut Haniva, tak heran jika publik kemudian menjadi curiga pada Tamara.

“Harusnya si ibu melakukan hal lain yang lebih besar, apapun yang terjadi,” kata dia.

Apalagi Tamara juga menutupi sosok kekasihnya, Yudha Arfandi, ke publik sejak awal kasus kematian sang anak mendapatkan sorotan. Sampai akhirnya Yudha Arfandi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Dante.

Meski begitu, Haniva tak melihat adanya rasa kebencian dari Tamara terhadap kekasihnya yang telah ditetapkan tersangka.

“Buktinya. masih berhubungan,” tandasnya.

Haniva mengatakan, Tamara tidak seharusnya menyalahkan masyarakat ketika dituduh sebagai pelaku.

“Karena dia (Tamara) menunjukkan ketenangan yang luar biasa,” ungkapnya.

“Normalnya orang ketika kehilangan anak itu akan meraung-raung, akan pingsan, gak bisa ditemuin. Itu normalnya, karena kebanyakan orang seperti itu,” tambahnya lagi.

Atas dasar tersebut, Haniva menilai bahwa penyidik perlu untuk melakukan pemeriksaan kebohongan pada Tamara.

“(Perlu lie detector?) Ya, karena itu yang bisa menyatakan, karena kita tidak bisa berasumsi,” jelasnya.

Haniva mengaku mencurigai ada tersangka lain di kasus kematian Dante. “Menurut saya pribadi sepertinya ada tersangka lain,” pungkasnya.

Melansir Kompas.com, Penyidik Polda Metro Jaya saat ini masih mengusut kasus kematian Dante.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Dante tewas dibunuh oleh kekasih Tamara, Yudha Arfandi yang ditetapkan sebagai tersangka.

Yudha membenamkan Dante sebanyak 12 kali di dalam kolam sedalam 1,5 meter. Dia menenggelamkan Dante dengan memegang pinggang memakai kedua tangannya.

Setiap kali korban hendak menggapai tepi kolam, tersangka menarik badan dan kaki korban untuk terus berenang.

Akibat kejadian ini, sisa makanan dan buih keluar dari hidung serta mulut korban. Dokter menyatakan, Dante meninggal kehabisan oksigen karena tenggelam. Kini, tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Yudha dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 c juncto Pasal 80 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dan atau Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian.

Motif Asuransi?

 

Kasus kematian anak Tamara Tyasmara dan mantan suaminya DJ Angger Dimas, Dante, masih menyimpan misteri.
Ada dugaan bahwa itu berhubungan dengan asuransi. Melansir TribunnewsBogor.com, sahabat Tamara Tyasmara yakni Soraya Rasyid menyebut kasus kematian Dante tak berhubungan dengan asuransi.

“Itu adalah fitnah banget,” kata Soraya Rasyid.

Soraya menyebut asuransi Dante sudah tidak aktif. Berdasarkan cerita Tamara, asuransi Dante sudah lama tak dia bayar.

“Aku tanya kan, ‘Ra Dante emang ada asuransi ?’. ‘Ada tapi udah lama gak gua bayar karena CC gua mati jadi auto debetnya udah gak kebayar lagi’,” cerita Soraya Rasyid.

Lantaran asuransinya mati, Tamara harus merogok kocek untuk membayar biaya rumah sakit Dante.

“Dante dirawat itu terakhir sebelum pergi, itu dia ngeluarin uang sendiri, gak pakai asuransi, karena asuransinya mati,” kata Soraya Rasyid.

Adapun Dante meninggal dunia diduga karena tenggelam saat berenang di sebuah kolam di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada 27 Januari 2024.

Ketika itu, Dante sedang berenang dengan kekasih Tamara, Yudha Arfandi.

Yudha Arfandi ditangkap di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur lalu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya sejak Jumat (9/2/2024).

Dari penyelidikan CCTV oleh polisi diketahui bahwa Yudha Arfandi membenamkan tubuh Dante sebanyak 12 kali dengan durasi berbeda-beda, yang diakuinya untuk melatih pernapasan.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Jakarta, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan polisi masih mendalami motif Yudha Arfandi menenggelamkan Dante hingga tewas di kolam renang.

“Kami masih melakukan pendalaman. Kami juga menunggu hasil dari Apsifor,” katanya.

Soraya Rasyid sempat Curiga

Melansir Tribunnews.com, Soraya Rasyid yang merupakan teman Tamara Tyasmara mengaku sempat menaruh curiga pada Yudha Arfandi.

Soraya Rasyid mengatakan kecurigaan itu muncul saat Yudha Arfandi mengganti user Instagram pasca Dante meninggal dunia.

“Sebelum lihat CCTV, YA itu juga sempet ganti-ganti Instagram, kita sempet curiga,” kata Soraya Rasyid dikutip dari YouTube NGOBROL ASIX, Senin (19/2/2024).

Aksi Yudha Arfandi yang mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak usai Dante meninggal dunia membuat Soraya Rasyid bertanya-tanya.

“Kenapa, nggak ada yang nuduh dia tapi dia ganti Instagram, nama Instagram-nya diganti, profile picturenya dihapus, sama delete postingan juga,” imbuhnya.

Kecurigaan semakin menguat tatkala tayangan kamera pengawas di lokasi putra tunggal Tamara Tyasmara dengan mantan suaminya DJ Angger Dimas meregang nyawa, diperbolehkan untuk dilihat.

Presenter acara TV Uang Kaget itu pun menduga adanya unsur lain dalam kasus kematian putra Tamara Tyasmara itu.

“Makin lah itu, terus CCTV udah bisa dilihat after (autopsi) itu kita lihat, wah ini bukan tenggelam tapi ada unsur lain,” terangnya. (Sumber: BanjarmasinPost.co.id)

Baca Juga:

  1. Kronologi Kematian Dante yang Diduga Disebabkan oleh Kekasih Tamara Tyasmara Akhirnya Diungkap Polisi
  2. Polisi Bantah Dalih Latih Pernapasan: Pacar Tamara Tyasmara Tidak Punya Sertifikasi Renang
  3. Kekasih Tamara Jadi Tersangka Kasus Kematian Dante, Begini Tampangnya

Komentar